Tentara Pantai Gading Tembaki Perempuan

|

Pantai Gading rusuh (Foto: Getty Images)

Tentara Pantai Gading Tembaki Perempuan

ABIDJAN - Tentara Pantai Gading yang mendukung rezim Laurent Gbagbo menembaki perempuan yang memprotes penolakan presiden itu untuk turun dari jabatannya. Insiden ini menewaskan setidaknya enam orang korban.

Peristiwa ini tentunya mengejutkan negara tersebut, dimana perempuan dijadikan tameng hidup untuk melawan pihak tentara. Perempuan yang menjadi korban itu turut serta dalam gelombang protes yang menuntut Gbagbo mundur dari jabatannya.

Insiden terjadi saat perempuan itu mengira pasukan pemerintah tidak akan melepaskan tembakan ke arah mereka. Namun tanpa diduga, pasukan tersebut justru melepaskan tembakan membabi buta ke arah perempuan yang ada di kerumunan massa demonstran.

Enam dari perempuan yang tertembak itu tewas di tempat. Masih belum jelas berapa jumlah korban terluka akibat insiden nahas ini.

Serangan ini langsung menuai kecaman dari banyak pihak, termasuk dari Amerika Serikat (AS). 

"Insiden ini menunjukan Laurent Gbagbo tidak memiliki moral sama sekali. Penembak terhadap para perempuan itu membuktikan semuanya," ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri AS P.J Crowley seperti dikutip Associated Press Jumat (4/3/2011).

Konflik yang telah berlangsung selama tiga bulan di Pantai Gading makin menunjukan intensitas tinggi. Dewan Keamanan PBB (DK PBB) menyatakan keprihatinannya atas apa yang terjadi di negara itu. Hampir 400 orang tewas selama konflik ini, 32 diantaranya tewas dakam waktu 24 jam terakhir.

Pasukan Pantai Gading yang dikenal setia dengan Gbagbo memang tidak segan-segan menggunakan senjata yang biasa digunakan pada saat perang. Mereka pun tidak pandang bulu dalam memilih target serangan.

(faj)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Tanggap Darurat, Pejabat Daerah Boleh Minta Beras ke Bulog