Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Nyepi, Tiga Penerbangan Yogyakarta-Bali Ditunda

Prabowo , Jurnalis-Sabtu, 05 Maret 2011 |10:06 WIB
Nyepi, Tiga Penerbangan Yogyakarta-Bali Ditunda
Ilustrasi
A
A
A

YOGYAKARTA - Tiga penerbangan dari Yogyakarta menuju Bali rencananya akan mengalami penundaan menyusul adanya peringatan hari Raya Nyepi.

"Hari ini sebenarnya ada tiga penerbangan menuju sana (Bali). Tapi karena Bandara sana ditutup, ketiga penerbangan dari sini (Yogyakarta) menuju Bali ditunda," kata General Manager Operasional PT Angkasa Pura Bandara Adisucipto Yogyakarta, Halendra, Sabtu (5/2/2011).

Halendra menambahkan, ketiga penerbangan yang ditunda adalah Lion Air  dan Garuda Airlaines. "Harusnya Lion tadi berangkat pukul  06.30 WIB dan Garuda Airlines  pukul 07.15 WIB. Terakhir Garuda juga berangkat pukul 19.00 WIB nanti, tapi ketiga penerbangan ditunda karena Bandara Ngurah Rai ditutup," tambah Halendra.

Penutupan dikarenakan umat Hindu sedang merayakan Hari Raya Nyepi. "Pihak maskapai Bandara Ngurah Rai sudah memberitahukan sejak beberapa hari sebelum menjelang hari raya Nyepi," imbuh Halendra.

Masih menurut Halendra, rata-rata sekali penerbangan mengangkut 150 penumpang di setiap harinya. Hari minggu besok, lanjut Halendra, bandara sudah di buka.

"Penutupan bandara di sana untuk menghormati umat Hindu di Bali yang sebagian besar merayakan Nyepi. Setelah selesai nyepi, semua penerbangan kembali di buka lagi," imbuhnya.
 
Akibat penutupan bandara di Bali, sedikitnya 450 orang yang menggunakan jasa pesawat tidak bisa terbang. "Kalau semisal satu kali penerbangan ada 150 orang, berarti sekitar 450 orang yang tidak bisa terbang ke Bali," katanya.

(Carolina Christina)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement