BREBES - Hujan deras yang mengguyur sejak Senin kemarin, menyebabkan banjir di Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Ribuan rumah di lima desa terendam air.
Awalnya banjir akibat luapan Sungai Cisanggarung ini hanya merendam rumah penduduk di tiga desa, yakni Desa Bojongsari, Kalibuntu, dan Karangsembung.
Namun hujan yang terus turun pada Senin malam menyebabkan genangan air meluas hingga membanjiri rumah-rumah penduduk di Desa Jatisawit dan Bakakan.
Menurut data di Kecamatan Losari, jumlah rumah penduduk yang digenangi air sebanyak 2.220 unit. Rinciannya di Bojongsari 700 unit, Karangsembung 700 unit, Kalibuntu 500 unit, Jatisawit 20 unit, dan Babakan 300 unit.
Ketinggian genangan air di rumah warga mencapai 30 sentimeter. Sedang di halaman rumah dan lahan pertanian mencapai 1 meter. Selain fasilitas umum, genangan air memenuhi jalan-jalan desa dan sekolah.
Meski tempat tinggal penduduk digenangi air, hingga saat ini belum ada warga yang mengungsi. Sebagian besar masih bertahan di rumah. Barang-barang berharga diletakkan di lokasi yang lebih tinggi.
Banjir bandang itu menyebabkan kegiatan belajar mengajar sekolah di tiga desa ditiadakan. Ribuan murid terpaksa diliburkan hingga menunggu banjir surut.
Banjir disebabkan karena hujan deras yang melanda wilayah selatan selama dua hari terakhir ini. Debit air hujan yang sangat tinggi membuat tanggul Sungai Cisanggarung tak mampu menahan air.
“Air sungai sangat tinggi mendekati bibir tanggul. Hujan deras masih terus mengguyur. Hingga akhirnya air meluap deras masuk ke wilayah permukiman warga,” jelas Sunari, warga Desa Bojongsari, Selasa (8/3/2011).
Sementara itu, luapan air sungai yang mengalir dengan deras itu merusak landasan rel kereta api. Gelontoran air menyeret batu-batu kerikil yang ada di sekitar landasan rel. Bahkan banyak landasan rel dalam bentuk beton-beton bergeser.
Akibatnya, jalur kereta lintas selatan macet total. Kereta api jurusan Purwokerto, Cilacap, dan Yogyakarta tak bisa melewati rel yang rusak dan labil. Seluruh kereta dialihkan melalui jalur utara, yakni Tegal-Prupuk ke arah Purwokerto.
Saat ini puluhan pekerja dari PT KAI memperbaiki lintasan yang rusak. Mereka menimbun landasan rel kereta dengan batu kerikil. (ton)
(Hariyanto Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.