PASURUAN- Tertembaknya Halim, warga Grati, akibat peluru nyasar di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Alastlogo, pada Kamis pagi diduga karena ketidaktahuan warga akan adanya latihan tempur.
Kepala Desa Alastlogo, Jawa Timur, Sukarlin mengatakan perangkat desa tidak mengetahui apabila ada latihan tempur yang digelar di Puslatpur Grati sejak 3 hari ini.
“Kalau pemberitahuan latihan hanya ada pada Januari 2011, sedangkan untuk latihan kemarin tidak ada pemberitahuan. Jadi kalau ada warga menerobos saya tidak bisa melarang,” kata Sukarlin kepada wartawan, Kamis (10/3/2011).
Biasanya, lanjut Sukarlin, setiap TNI akan menggelar latihan di Grati, aparat desa mendapat pemberitahuan resmi melalui surat.
“Kalau pemberitahuan itu ada, maka disebarkan ke warga yang biasa melintas di kawasan itu agar tidak melintas,” tandasnya.
“Karena latihan ini tidak ada pemberitahuan, jadi saya tidak tahu kalau ada larangan atau tidak. Pemberitahuan itu per surat dan disampaikan ke Muspida dan turun ke desa,” tutupnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.