Akibat Radiasi, BPOM Jatim Juga Sortir Produk Jepang

Selasa, 15 Maret 2011 13:52 wib | Nurul Arifin - Okezone

Warga berkomunikasi dengan kerabat yang dikarantina karena radiasi. (Foto: Reuters) Warga berkomunikasi dengan kerabat yang dikarantina karena radiasi. (Foto: Reuters) SURABAYA - Mengikuti langkah Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Pusat, BPOM Jatim juga berencana melakukan penyortiran terhadap produk-produk Jepang dengan melihat Surat Keterangan Impor (SKI) masing-masing Importir.

"Kami belum menerima pemberitahuan secara resmi. Untuk itu kami akan melihat SKI perusahaan impor," kata Kepala BPOM Jawa Timur, Endang kepada okezone, Selasa (15/03/2011).

Langkah tersebut, kata Endang, sebagai bentuk antisipasi agar dampak dari kebocoran reaktor nuklir di negara matahari terbit itu tidak merembet ke Jawa Timur.

Kendati demikian, Endang enggan menyebutkan jenis produk apa saja yang akan disortir. Yang jelas, kata dia, semua produk impor dari Jepang akan dilakukan penyortiran dengan melihat SKI itu.

Pihak BPOM Jatim, lanjut dia, juga sudah bekerjasama dengan Dirjen Bea Cukai Jawa Timur. "SKI itu yang mengeluarkan Dirjen Bea dan Cukai setelah persyaratan-persyaratan untuk impor terpenuhi," katanya.

Sebelumnya, sejumlah negara yakni China, Amerika Serikat, Singapura, dan Taiwan sudah melakukan sortir terhadap barang-barang Jepang terutama makanan yang mereka impor dari Jepang. Mereka khawatir produk pangan asal negara tersebut, tercemar radiasi dari reaktor nuklir yang sempat bocor pascabencana tsunami.  
(ded)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

 
Berita
Terpopuler
Komentar Terbanyak
BACA JUGA »