Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

"Tak Ada Purnawirawan yang Bisa Gulingkan SBY"

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Kamis, 24 Maret 2011 |16:29 WIB
reuters
A
A
A

DEPOK – Mantan Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) Muladi menilai, dalam sejarah bangsa Indonesia, tidak pernah ada tradisi kudeta terhadap pemerintahan yang sah. Apalagi hal itu dilakukan oleh sejumlah purnawirawan TNI.
 
Muladi mengatakan, tidak ada kekuatan bersenjata yang memadai untuk menjatuhkan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Selain itu doktrin TNI juga menegaskan bahwa tentara tidak masuk dalam ranah politik.
 
“Namun memang ada beberapa kelompok yang tidak puas terhadap pemerintahan yang ada saat ini. Cara yang mereka sampaikan memang ada keras dan juga yang halus, tapi saya tak yakin ada upaya kudeta yang dilakukan oleh sejumlah purnawirawan TNI," kata Muladi di Universitas Indonesia, Kamis (24/03/11).
 
Menurut dia, jika ada kelompok yang tidak puas dengan pemerintah maka harus dilakukan dengan cara-cara demokratis. Ia juga menilai bahwa aksi-aksi kerusuhan di berbagai daerah dan juga teror bom yang sering terjadi dan berakibat meresahkan masyarakat bukan bagian dari upaya membuat pemerintahan lemah.
 
"Jangan sampai merusak tatanan demokrasi yang sedang dibangun. Ada mekanisme yang harus dilalui untuk menjadi pemimpin di pemerintahan, saya tidak yakin ini semua bagian dari rekayasa, saat ini pemerintah perlu melakukan ketegasan yang terukur dan sistematis" tandasnya.
 
Sebelumnya, media Al Jazeera memberitakan sejumlah purnawirawan jenderal bintang tiga di Indonesia diduga berada dibalik gerakan anti-Ahmadiyah serta kekerasan terhadap jemaatnya. Para jenderal itu diduga memiliki tujuan sama yakni menjatuhkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dari kekuasaannya.

(TB Ardi Januar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement