PROBOLINGGO- Aliran lahar dingin Gunung Bromo kembali menerjang beberapa desa di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Banjir akibat hujan selama 2 hari ini juga merusak puluhan hektare sawah dan rumah warga.
Akibat aliran air yang bercampur material vulkanik Bromo ini, puluhan hektare sawah dan lima rumah rusak. Lahar juga membuat jalur Pantura yang menghubungkan Probolinggo-Banyuwangi rusak sehingga sempat menyebabkan kemacetan panjang pada Kamis sore kemarin.
Kemacetan juga sempat terjadi di jalur lingkar selatan Probolinggo-Jember.
Banjir diakibatkan luapan air bercampur material vulkanik dari Sungai Paser, Sungai Pesisir, dan Sungai Kareng Lor.
Kondisi diperparah dengan jebolnya penahan dari batu karena tidak kuat menahan kuatnya arus. Ini merupakan banjir keenam selama Maret. Banjir sebelumnya sempat merusak 50 rumah warga.
Sementara itu akibat luapan Sungai Kertosono, lima rumah di bantaran sungai di Kelurahan Kraksaan Wetan dan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, ambruk.
Rumah ambruk karena tidak kuasa menahan arus air bercampur material setelah bobolnya tanggul Sungai Kertosono.
Warga hanya pasrah dan berharap bencana lahar dingin Bromo segera berakhir.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.