JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad memastikan tidak akan membebaskan nelayan Malaysia yang tertangkap di Perairan Indonesia beberapa waktu lalu.
"Tidak. Kami sedang memeriksa dan sedang memproses. Diproses sesuai dengan aturan yang ada," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/4/2011).
Fadel mengakui adanya desakan dari pemerintah Malaysia yang suratnya kini berada di tangan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa.
“Saya telah bicara dgn Pak Dubes kita di Malaysia, kita akan proses seperti pada masa-masa yang lalu. Yang saya kecewa dari sikap mereka. Mereka mengatakan ini di areal mereka. Kan tidak mungkin, kita punya angkatan laut yang ikut dioperasi tadi. Kapal KRI yang canggih , tidak mungkin angkatan laut kita tidak punya data yang cukup tentang hal itu," jelasnya.
Fadel menambahkan, dia mendapat informasi bahwa saat kapal Indonesia digiring pelabuhan, ada helikopter Malaysia yang ikut mengintai.
"Saya dapat kabar dari teman-teman di Malaysia, Pak Dubes dan media massa, tadinya mereka seperti mau menyerang juga. Tapi setelah kita siapkan kita punya armada ke atas, mereka telepon saya dan saya bilang kita siap saja berhadapan, demi kedaulatan rakyat dan kedaultan bangsa," tutupnya.
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.