tragedi sukhoi

Nelayan Ditangkap, Malaysia Layangkan Protes

Selasa, 12 April 2011 04:21 wib
Peta Pulau Sumatera (Foto: Ist)
Peta Pulau Sumatera (Foto: Ist)

MEDAN- Pemerintah Diraja Malaysia melayangkan surat protes atas penangkapan dua nelayan karena diduga masuk ke perairan Indonesia untuk menangkap ikan. Pemerintah Diraja Malaysia menilai Indonesia telah melakukan pelanggaran karena dua nelayan Malaysia berada di wilayah perairan Malaysia.
 
Konsulat Jenderal Malaysia di Medan, Norlin Othman mengatakan surat protes tersebut telah dilayangkan oleh menteri Luar Negeri Malaysia, Anifah Aman kepada pemerintah Indonedia dalam sebuah pertemuan di Jakarta.
 
Dalam nota protes tersebut, berisi kecaman agar pemerintah menghentikan tindakan penangkapan kapal nelayan Malaysia.
 
Norlin mengaku, Anifah telah bertemu menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad terkait dengan penyelesaian penangkapan dua kapal nelayan yang diklaim berada di wilayah perairan selat Malaka 25 mil Laut Barat Daya, Pulau Pinang Malaysia atau 45 mil Laut Barat Daya, Pulau Pinang Malaysia dengan koordinat 0447,0 Utara dan 99932,0 Timur.
 
Pemerintah Diraja Malaysia Kemudian mengerahakan empat helikopter untuk melakukan pengamatan. Keempat helicopter itu melakukan pengawasan dua kapal nelayan Malaysia yang dibawa kapal patroli petugas Direktorat Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.(Ahmad Zulfikar Sagala) (tht)
 

(//ahm)

  • anti malon » 0 Tanggapan
    maling ya tetap maling...sudah maling budaya sekarang maling ikan ...di bom aja sekalian tuh kapal2nya jangan kasih ampun
    Beri Tanggapan Laporkan
  • roni » 0 Tanggapan
    Udah jangan kasih ampun lagi Malingsia....janagan mau di jadikan bahan ejekan aja....nelayan cuma sebagai umpan doang....hidup Indonesia.....
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.