Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

DPR Bahas Pencekalan Sjafrie Sjamsoedin di AS

Ferdinan , Jurnalis-Jum'at, 15 April 2011 |18:14 WIB
DPR Bahas Pencekalan Sjafrie Sjamsoedin di AS
blogspot
A
A
A

JAKARTA - Komisi I melakukan kunjungan kerja ke empat negara salah satunya Amerika Serikat untuk mengisi masa reses.
 
Di AS, rombongan Komisi I akan membahas sejumlah persoalan mulai dari rencana hibah pesawat tempur jet F-16 hingga mengurusi pencekalan Wakil Menteri Pertahanan RI Letjen (TNI) Sjafrie Sjamsoeddin.
 
Wakil Ketua Komisi I DPR yang memimpin rombongan ke AS, Hayono Isman mengatakan anggotanya akan memaksimalkan jadwal padat selama sepekan di sana.
 
"Kita akan bertemu dengan Kongres Amerika membahas persetujuan kongres atas hibah jet F-16. Kita tidak mau pesawat yang diterima sudah usang, jadi harus dicermati betul hibah itu," kata Hayono di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (15/4/2011).
 
Di bidang pertahanan, Komisi I juga ingin memperkuat kerjasama militer antara AS-Indonesia. "Diharapkan ada Mou (memorandum of understanding) yang baru," pungkasnya.
 
Dalam kesempatan itu, Komisi I juga akan menyinggung pencekalan Wakil Menhan Indonesia. Menurut dia, pencekalan yang disetujui kongres AS tidak berdasar dan berpotensi mengganggu hubungan kedua negara.
 
"Semestinya tidak mencekal Wamenhan apalagi atas dasar tuduhan bukan keputusan pengadilan itu. Kita ingin kongres mencabut pencekalan Sjafrie," tegasnya.
 
Tak kalah penting, Komisi I juga akan mempelajari intelijen AS sebagai bahan masukan penyusunan RUU Intelijen yang tengah digodok DPR.
 
"Intelijen adalah alat bangsa mengawal demokrasi dan penegakkan HAM, kita perlu belajar dari Amerika," kata politisi Demokrat ini lugas.
 

(TB Ardi Januar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement