JAKARTA - Lia Aminuddin alias Lia Eden memaklumatkan dirinya sebagai Malaikat Jibril Ruhul Kudus, dan mendirikan Kerajaan Tuhan pada 2005 silam. Lia pun menyulap kediamannya di Jalan Mahoni nomor 30, Bungur, Jakarta Pusat, menjadi Istana Kerajaan Tuhan.
Beberapa waktu lalu okezone berkesempatan untuk mengunjungi Istana yang juga dihuni oleh para pengikutnya itu.
Pekarangan rumahnya cukup asri. Pagar rumahnya, terbuat dari kayu, memiliki taman kecil di latar rumahnya, penuh dengan ornamen etnis, seperti topeng, patung malaikat, patung Budha, dan kaligrafi basmalah di tembok rumahnya.
Di samping pintu masuk kerajaan, terdapat sebuah air terjun kecil dengan air mancur, dihiasi dua buah patung malaikat yang sedang memegang burung merpati.
Saat ingin memasuki ruangan depan, disambut lambang Eden yang menempel di dinding, dengan tulisan God's Kingdom Eden, yang terbuat dari lempeng baja berwarna emas.
Melewati pintu depan, terdapat sebuah ruangan kecil, yang menurut pengikut Lia Eden sering digunakan untuk terapi para warga sekitar. Ruangan ini diterangi oleh cahaya dari beberapa lampu sorot berwarna kuning yang menempel di dinding.
Di dalam ruangan ini terdapat tahta kerajaan yang biasa diduduki oleh Lia Eden. Tahta ini berwarna putih, dan dihiasi karpet putih. Di sampingnya terdapat bendera lambang kerajaan yang berwarna merah tua.
Banyak tulisan, yang diakui sebagai wahyu, tertempel di dinding. Menurut pengikut Lia, tulisan itu merupakan wahyu yang diterima oleh Lia selama dalam penjara. Sebuah piano yang selalu digunakan untuk mengiringi ibadah berada di sudutnya.
Okezone tidak dapat memasuki lebih dalam Kerajaan Tuhan yang ratunya telah kembali ke tahtanya itu. Hanya wilayah depan saja yang dapat dikunjungi.
Kerajaan Tuhan merupakan rumah bercat putih di tengah sebuah kompleks kecil. Mencarinya tidaklah sulit. Karena rumah ini memiliki ciri khasnya sendiri.
Selain didominasi cat warna putih, kediaman wanita yang mahir membuat bunga kertas ini juga dihiasi ornamen-ornamen bak berada di surga.
Dihimpit dengan kediaman warga lainnya, kerajaan ini terdiri dari tiga lantai. Lantai pertama ditujukan untuk melakukan aktivitas ibadah. Sedangkan lantai dua dan tiga, merupakan ruang makan dan kamar tidur bagi para pengikut Lia Eden yang tinggal di situ.
(Hariyanto Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.