tragedi sukhoi

Mobil Diberhentikan, Gubernur Minta Moge di Bali Didata

Rohmat - Okezone
Senin, 25 April 2011 15:35 wib
Ilustrasi konvoi moter gede (moge). (Foto: Reuters)
Ilustrasi konvoi moter gede (moge). (Foto: Reuters)

DENPASAR- Gubernur Bali I Made Mangku Pastika memerintahkan pihak terkait segera melakukan pendataan terhadap keberadaan motor gede (moge) di Bali.
 
Hal ini dilakukan setelah mobil gubernur diberhentikan peserta konvoi ratusan moge di Desa Luwus Kabupaten, Tabanan, Sabtu 23 April lalu.

Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Bali I Wayan Suardhika meminta beberapa pihak terkait yakni Kepolisian, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), serta Dinas Perhubungan, berkoordinasi mengambil langkah-langkah pendataan.

“Kami akan ambil tindakan berdasar hasil pendataan yang dilakukan dinas terkait,” kata Suardhika di Denpasar, Senin (25/4/20111).

Seperti diketahui, saat mobil gubernur melintas di Desa Luwus Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan, konvoi moge yang tengah melaksanakan tour dari obyek wisata Bedugul ke Denpasar, dipaksa berhenti oleh para pemotor.

Tindakan itulah yang dinilai arogan, sehingga gubernur meminta dilakukan proses pendataan kembali atas keberadaan moge di Bali.

Langkah penertiban juga akan dilakukan terhadap moge yang tidak memiliki izin atau bodong, terlebih saat konvoi banyak ditemukan kendaraan yang berpelat luar Bali.(ton)

(mbs)

  • alex_susilo » 0 Tanggapan
    biasa moge selalu arogan, kyak yg punya jlan seniri, jatuh n mati baru tau rasa kayak sofyan sopyan itukan jg hbis arogan di pom bensin trus jatuh mati, syukurlah
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Noenq » 0 Tanggapan
    jengkel dan muak tapi tidak bisa berbuat apa2 melihat mereka bertingkah arogan seakan tidak ada kendaraan lain yg lewat kadang hanya 2 atau 3 yg beriringan tp membuat suasana di jalan raya jadi mengalah semua....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • govert*i » 0 Tanggapan
    Sombong dan arogan itulah moto mereka, doakan saja semoga mereka sadar sebelum ajal menjemput,,,
    Beri Tanggapan Laporkan
  • tyara » 0 Tanggapan
    aku juga sangat muak melihat tingkah dia dijalanan...kayak punya jalan sendiri..tak menghargai pengguna jalan yg lain..padahal belum tentu dia bayar pajak..aku hanya menghargai rombongan jenazah dari pada para arogan itu..
    Beri Tanggapan Laporkan
  • radenintan » 0 Tanggapan
    arogan, biar ada pejabatnya trus knapa? bukan dalam rangka dinas kok.... mereka sedang bersenang2 memamerkan kekayaan... sambil menginjak2 pengguna jalan yg lain
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.