tragedi sukhoi

Arogansi Pengemudi Moge

Akhirnya IMBI Minta Maaf ke Gubernur Bali

Rohmat - Okezone
Senin, 25 April 2011 16:35 wib
Ilustrasi (Foto: Reuters)
Ilustrasi (Foto: Reuters)

DENPASAR- Akhirnya Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Bali selaku panitia touring menyampaikan permintaan maaf kepada Gubernur Bali I Made Mangku Pastika terkait penghentian mobil gubernur pada Sabtu pekan lalu.

Permintaan maaf tersebut langsung disampaikan IMBI Bali melalui surat bernomor 0425/IMBI/2011 yang dikirimkan langsung ke gubernur sore ini.

“Kami selaku panitia Munas dan Jambore IMBI 2011 dengan ini mohon maaf yang sebesar-besarnya atas insiden serta arogansi peserta yang berjumlah lebuh dari 200 pengendara motor besar,” kata Ketua Panitia Anak Agung Putu Ngurah Bagiartha saat jumpa pers di Denpasar, Senin (25/4/2011).

Saat menyampaikan permintaan maafnya nampak sejumlah pentolan moge seperti Ketua IMBI Bali Hariyono dan Safety Officers IMBI Bali M Rifan.

"Secara resmi kami meminta maaf kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika atas insiden yang menimpa mobil gubernur saat melakukan konvoi ke Bedugul pada 23 April lalu,” ungkap Hariyono.

Pihaknya telah mengirim surat resmi kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika dengan harapan bisa diterima beraudiensi. Hanya saja hingga saat ini belum ada jawaban.

Karena itulah, mereka berinisiatif meminta maaf kepada gubernur melalui media massa sambil menunggu kesediaan waktu dari Gubernur Pastika untuk menemui mereka.

Bagiarta menjelaskan, touring Moge ini sebenarnya sudah menjadi agenda nasional dan telah dirancang sebelumnya dengan jumlah peserta terbanyak dari berbagai daerah di Indonesia.

(ton)

  • memet » 0 Tanggapan
    mestinya minta maaf kepada rakyat dong...kan yang disakiti bukan hanya Gubernur....tapi rakyat pembayar pajak yang menggunakan jalan....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • lukman » 0 Tanggapan
    eh sampean2 ini tidak tahu malu,,perbuatan sampean adalah penghinaan yang luar biasa pada gubernur bali,,pada masyarakat bali. Kalian harus mencium kaki bapak gubernur satu demi satu,,bila tidak,,jangan heran kalau nanti ada batu terbang ke kepala sampean sampean,,dasar orang2 sombong,,kepalan tangan dibilang simbol moge,pernyataan orang bodoh yang tidak bisa berpikir rasional.oya, nanti ada batu terbang saya katakan sebagai simbol rasa bangga kami pada club xan
    Beri Tanggapan Laporkan
  • govert*i » 0 Tanggapan
    sampai kapanpun yang namanya kumpulan mocil ato moge, ga da manfaatnya, hanya menampakkan kesombongan dan arogansi kelompoknya,, y nikmatilah kenikmatanmu didunia ini, ntar jg kalo sudah modar, jendral kek, presiden kek, kalo udah dikubur jadinya juga BANGKAI, SAMPAH dunia,,,
    Beri Tanggapan Laporkan
  • plonthos » 0 Tanggapan
    Or-kay NORAK, sudah banyak keluhan serupa cuma kali ini korbannya Gubernur. konon sebagian mereka dr klg para mantan penguasa ORBA baik sipil maupun militer, walaupun gak semuanya jelek tapi banyak yang songong klo di jalan raya.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • wahidin » 0 Tanggapan
    Pelecehan terhadap pejabat semestinya tidak cukup dengan minta maaf, jangan mentang-mentang ada pensiunan polisi. Jika yang melanggar itu rakyat jelata, sudah dipastikan akan ditangkap, disiksa dll. Kita sulit mendapat keadilan di Negara ini, kita hanya berdo'a semoga Tuhan memberikan balasan yang lebih pedih kepada mereka atas arogansinya.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.