tragedi sukhoi

Arogansi Pengemudi Moge

Pemotor yang Hentikan Mobil Gubernur Bukan dari Bali

Rohmat - Okezone
Senin, 25 April 2011 16:48 wib
Ilustrasi konvoi moter gede (moge). (Foto: Reuters)
Ilustrasi konvoi moter gede (moge). (Foto: Reuters)

DENPASAR- Ketua Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Bali Hariyono mengatakan peserta konvoi motor gede (moge) yang menghentikan mobil Gubernur Bali I Made Mangku Pastika bukan berasal dari Bali.

Hariyono mengungkapkan peserta tersebut berasal dari Jawa. Pasalnya pemotor dari Bali mengetahui mobil dinas Gubernur Bali. Peserta touring berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

“Insiden yang terjadi benar-benar di luar dugaan kami. Karena itu tanpa membela diri kami ingin minta maaf kepada Bapak Gubenur Bali,” tegas Hariyono saat jumpa pers di Denpasar, Senin (25/4/2011).

Seperti diketahui, Munas IMBI digelar di Bali, diikuti 33 Pengda IMBI dari seluruh provinsi di Indonesia. Hanya saja saat touring, jumlah moge bertambah selain peserta dari klub-klub Moge di Bali.

Permintaan maaf resmi IMBI Bali disampaikan melalui surat bernomor 0425/IMBI/2011 yang dikirimkan langsung hari ini.

Pihak IMBI berharap bisa diterima beraudiensi dengan Gubernur. Hanya saja hingga saat ini belum ada jawaban.

Mereka berinisiatif meminta maaf kepada gubernur melalui media massa sambil menunggu kesediaan waktu dari Gubernur Pastika untuk menemui mereka.

Bagiarta menjelaskan, touring Moge ini sebenarnya sudah menjadi agenda nasional dan telah dirancang sebelumnya dengan jumlah peserta terbanyak dari berbagai daerah di Indonesia.

(ton)

  • galant » 0 Tanggapan
    mau dari bali ..kek, mau dari neraka..kek.., yang jelas oknum itu khan termasuk rombongan tour..bukan tukang ojek..,kok nggak intelek..alasannya..!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • budi » 0 Tanggapan
    sebelum moge bikin kasus dengan pak gubernur pun pengendara moge memang arogan dijalan. sebaiknya lo bikin aja jalan sendiri, lo kan merasa diri golongan elit dan berduit
    Beri Tanggapan Laporkan
  • bodong » 0 Tanggapan
    Alangkah naifnya, klu ingin ugal-ugalan dan sok kuasa di jalan sebaiknya lo bikin jalan sendiri, jangan pake jalan umum, ditimpuk rakyat baru lo nyaho......
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Purnomo » 0 Tanggapan
    Merasa paling hebat dan berkuasa karena yg punya dan motornya sama2 besarnya sekarang tinggal bagaimana pak Polisinya berani nggak menertibkan kalau berani pasti rakyat akan mendukung mulai dari Bali dulu kita mau dengar
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ball is round » 0 Tanggapan
    ha..ha..ha.haseummmmmmmm
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.