tragedi sukhoi

Arogansi Pengemudi Moge

IMBI: Kepalan Tangan Simbol Moge Bukan Mengancam

Rohmat - Okezone
Senin, 25 April 2011 17:05 wib
Ilustrasi (Foto: Reuters)
Ilustrasi (Foto: Reuters)

DENPASAR- Safety Officers Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Bali M Rifan membantah kabar bahwa peserta touring motor gede (moge) sempat menendang mobil dinas Gubernur Bali I Made Mangku Pastika.

“Ada yang mengatakan gubenur diancam, dikepalkan tangannya, mobil gubenur ditendang dan sebagainya semua tidak benar. Saat insiden itu, saya kebetulan ada di lokasi,” ucap Irfan saat jumpa pers di Denpasar, Senin (25/4/2011).

Rifan berdalih, kepalan tangan yang diacungkan termasuk ke arah mobil gubernur, bukan berarti mengancam gubernur. "Kepalan tangan itu sudah menjadi simbol internasional moge di seluruh dunia. Artinya mengurangi kecepatan atau berhenti karena di depan ada rintangan,” beber Irfan

Demikian pula soal tendangan kaki kiri, menaikkan kaki kiri ke depan, atau ke samping, menurutnya itu mengandung arti memberi tanda ada halangan di depan.

“Jadi sama sekali tidak ada ancaman apalagi melecehkan gubernur,” tutup Irfan.

Sebelumnya diberitakan, mobil Pastika bersama ajudannya tengah melintas di Jalan Jurusan Denpasar-Singaraja, tepatnya di Desa Luwus Baturiti, Kabupaten Tabanan, Sabtu pekan lalu.

Kebetulan, saat itu Pastika menggunakan mobil plat hitam dan tidak memakai pelat dinas, sehingga dia bisa melihat langsung ulah beberapa pengendara yang tengah mengikuti tur yang diselenggarakan sebuah perkumpulan moge.

Kabiro Humas Pemprov Bali Putu Suardhika menjelaskan saat berpapasan dengan konvoi moge, mobil gubernur sudah berusaha menepi. Namun dari arah berlawanan beberapa pengendara memperlihatkan kepalan tangannya sambil menggerakkan kaki diarahkan ke mobil gubernur.

Meski kaget, namun mantan Kapolda Bali itu memilih diam tidak melakukan aksi apa-apa. Dia memilih mengalah ke pinggir jalan dan menghentikan laju mobilnya.

(ton)

  • galant » 0 Tanggapan
    anak kecilpun..juga tahu bahwa kepalan tangan itu merupakan simbol "ancaman"..bleh..!! pinter ngeles lagi..!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • harris abubakar » 0 Tanggapan
    salam hormat saya untuk pak gubernur bali, jadi bapak kan tau gimana rasanya jadi rakyat kecil yg mengalami suka dukanya di jalan coba para pejabat l.ain mau juga seperti bpk gubernur bali tentunya negara kita pasti akan lebih maju dan aspirasi rakyat akan lebih cepat terdengar dan ditindak lanjuti...SEKALI LAGI SALUT TUK PAK GUBERNUR BALI...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • SRasya » 0 Tanggapan
    ini dia Rifan, calon politisi handal,pintar ngeles
    Beri Tanggapan Laporkan
  • budi » 0 Tanggapan
    salut buat pk gubernur pastika, yg suka bepergian dg mobil pribadi, nyamar jadi rakyat biar bener2 tau kondisi sosial masyarakatnya.another governor how are you
    Beri Tanggapan Laporkan
  • indon » 0 Tanggapan
    bapak gubernur yang terhormat. TERIMA KASIH anda bepergian sebagai masyarakat umum sehingga bisa melihat apa yang terjadi pada masyarakat umum!
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.