Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polda Bali Amankan 8 Moge Bodong

Rohmat , Jurnalis-Selasa, 26 April 2011 |12:20 WIB
Polda Bali Amankan 8 Moge Bodong
Ilustrasi (Foto: Reuters)
A
A
A

DENPASAR- Polisi langsung bergerak cepat setelah insiden penghentian mobil Gubernur Bali I Made Mangku Pastika oleh pengendara motor gede (moge) Sabtu pekan lalu.

Polisi berhasil mengamankan delapan unit moge dari sejumlah lokasi yang diduga tidak memiliki izin alias bodong.

"Delapan Moge yang kami amankan, terdiri enam unit di Kabupaten Karangasem dan dua unit lainnya di Jembrana," ujar Dirlantas Polda Bali Kombes Pol Ahmad Syauqie di Denpasar, Selasa (26/4/2011).

Delapan moge ditertibkan karena diduga tidak memiliki kelengkapan dokumen seperti surat kepemilikan kendaraan bermotor, STNK, dan sebagainya.

Pihaknya masih melakukan pendataan terhadap moge yang berhasil ditertibkan tersebut seperti jenis, nomor seri, hingga tahun produksi.

Meski ditengarai melakukan pelanggaran, para pemilik moge hanya diminta melengkapi dokumen. Tindakan tegas Kepolisian baru akan diambil setelah para pemilik tidak bisa melengkapi dokumen dalam jangka waktu tertentu.

“Kami akan terus lakukan penertiban terhadap kepemilikan moge di Bali. Ya kami imbau para pemilik segera melengkapi dokumen yang dipersyaratkan kepemilikan Moge,” ucap Syauqie.

Langkah penertiban tersebut dilakukan agar moge bodong tidak sembarangan berlalu lalang di jalan raya serta mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Diakui Syauqie, Pemprov Bali telah mengeluarkan imbauan kepada pihak terkait untuk segera melalukan penertiban moge pasca-insiden yang dialami Gubernur Pastika pada Sabtu pekan.

“Penertiban moge ini, sebenarnya prosedur tetap (Protap) dan secara berkala dilakukan jajaran Polda Bali,” tambah Syauqie.

Sementara Kapolda Bali Irjen Pol Hadiatmoko mengaku, setelah mendengar insiden tersebut langsung menelusuri pengendara moge yang mengepalkan tangan dan menaikkan kaki kiri ke mobil gubernur.

Namun setelah dilakukan penelusuran, ternyata peserta yang ikut dalam konvoi tersebut berasal dari luar Bali. Sehingga tidak mengetahui bahwa mobil yang diberhentikan adalah kendaraan gubernur.(ton)

(M Budi Santosa)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement