tragedi sukhoi

Arogansi Pengemudi Moge

Gubernur Maafkan Pengendara Moge Kepalkan Tangan

Rohmat - Okezone
Selasa, 26 April 2011 16:49 wib
Ilustrasi (Foto: Reuters)
Ilustrasi (Foto: Reuters)

DENPASAR- Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Bali selaku panitia ‘Ngurah Rai Tour 2011’ sudah mengirimkan surat permintaan maaf kepada Gubernur Bali I Made Mangku Pastika, terkait penghentian mobil gubernur pada Sabtu pekan lalu.

Dalam surat tersebut, IMBI menyampaikan keinginannya bertemu dengan gubernur yang juga mantan Kapolda Bali itu.

Namun Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Bali I Putu Suardhika di Kantor Gubernur, Selasa (26/4/2011), mengatakan sejauh ini surat tersebut belum direspons secara resmi oleh gubernur.

Prinsipnya, sambung Suardhika, gubernur telah memaafkan salah seorang anggota IMBI yang sempat mengepalkan tangan dan mengangkat kaki ke arah mobil.

Namun soal permintaan audiensi pihak pengurus IMBI Bali dengan gubernur, belum bisa dilakukan saat ini. Suardhika mengatakan gubernur saat ini masih sibuk dengan agendanya yang sudah terjadwal.

Terkait alasan bahwa simbol kepalan tangan dan mengangkat kaki sebagai tanda berhati-hati ala pemorot moge, Suardhika mengatakan, hal itu tidak berlaku bagi masyarakat umum.

“Itu simbol untuk komunitas IMBI, jadi tidak berlaku bagi masyarakat umum,” tutupnya.

(ton)

  • edi » 0 Tanggapan
    Bubari aja komunitas ini....gak ada pentingya jg,...gebenur aja diperlakukan seperti itu apalagi kalau cuma raykyat biasa yg jalan dipingir jalann...gak tahu nasibnya..........
    Beri Tanggapan Laporkan
  • anjriter » 0 Tanggapan
    udah gak bayar pajak arogan lagi,bikin malu
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Aeshna » 0 Tanggapan
    sebenarnya ga ada untungnya juga moge di bali,, pajak nya bodong malahan arogannya ga ada batasnya,, kalau begini, bisa-bisa juga menakutkan para turis. salut untuk gubernur dengan bersikap tenang saat insiden.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • firda » 0 Tanggapan
    pernyataan yg 'lugu' (lucu dan guo***), kepalan tangan dan angkat kaki ke arah mobil gubernur sbg tanda hati2 ala pemoge dan tidak ditujukan buat umum
    Beri Tanggapan Laporkan
  • L. Abdul Kadir Fachmy » 0 Tanggapan
    Arogansi para pemilik moge yang menggunakan fasilitas umum berupa jalan raya sangat meresahkan..pasalnya banyak diantara pemilik moge adalah pejabat maupun mantan pejabat itu yang membuat mereka arogan..hormati juga pengguna jalan yang lain jangan karena anda punya uang & kekuasaan anda sewenang2...
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.