Taufik Kiemas: Enggak Ada yang Baik di Era Orde Baru

Selasa, 17 Mei 2011 14:49 wib | Maria Cicilia Galuh - Okezone

ilustrasi (foto:SINDO) ilustrasi (foto:SINDO) JAKARTA- Survei Indo Barometer menempatkan mantan presiden soeharto sebagai presiden yang paling disukai publik dan dianggap paling berhasil. Tapi, ketua MPR Taufik Kiemas meragukan hasil survei tersebut.

“Yang lebih baik kondisi orde baru itu apa? Salah itu. Nggak ada yang baik,” ketus Taufik Kiemas di Jakarta, Selasa (16/5/2011).

Taufik mengungkapkan, kalau pemerintahan sekarang masih dinilai kurang dan tidak sesuai dengan target itu mungkin. Tapi, Taufik menegaskan kondisi saat ini tetap lebih baik dari era orde baru. “Semuanya kan kita tanggap, ngomongin menteri, ngomongin DPR kita tanggap, pers kan lebih bebas, demokrasi sudah bebas,” kata Taufik.

Penyebab, pemerintahan SBY dinilai kurang disukai kemungkinan besar menurut TK, adalah ketidakkompakan pemerintah. “Mestinya kompak bersatu bagaimana menuju negara yang lebih baik, kalau kritik yang kreatif jangan cuma maki-maki, masalah gedung misalnya itu sudah bagus tapi jangan marah, jangan dianggap jelek,” katanya.

Dalam survei Indobarometer terungkap Soeharto dianggap paling disukai publik (36,5%), disusul SBY (20,9%), dan Soekarno (9,8%). Soeharto pun dianggap yang paling berhasil (40,5%), disusul SBY (21,9%), dan Soekarno (8,9%). Publik yang tinggal di pedesaan maupun perkotaan menyatakan Orde baru lebih baik. Namun secara persentase, publik perkotaan menyatakan Orde Baru lebih baik adalah lebih tinggi (47,7%) dibandingkan publik pedesaan (35,7%). (ugo)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »