Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KPK Mulai Usut Dugaan Korupsi Pesawat Merpati

Rus Akbar , Jurnalis-Rabu, 18 Mei 2011 |15:29 WIB
KPK Mulai Usut Dugaan Korupsi Pesawat Merpati
Pesawat Merpati (Foto: Ist)
A
A
A

PADANG- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyelidiki dugaan mark up dana dalam proyek pengadaan pesawat jenis MA-60 dari China yang merugikan negara sekira USD46 juta.

“Kita masih terus melakukan pengumpulan alat-alat bukti, jika sudah lengkap maka orang itu kita tetapkan menjadi tersangka,” kata Ketua KPK, M. Busyro Muqqodas saat jumpa pers di Padang, Rabu (18/5/2011).

Sayangnya Busyro enggan merinci siapa orang yang dimaksud. Dia menambahkan, dalam kasus ini belum bisa mengaitkan menteri-menteri yang terlibat dalam kasus pengadaan pesawat jenis MA-60 dari China tersebut.

“Kita tunggu aja, kalau sudah ada nanti kita sampaikan siapa jadi tersangkanya, kini tim KPK tengah melakukan pengumpulan barang buktinya,” pungkasnya.

Sebelumnya, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menolak pembelian pesawat MA-60 yang dibeli Merpato dari perusahaan China. Padahal pesawat tersebut dinilai tidak memiliki kelengkapan surat FAA.

Kalla juga mempertanyakan harga pembelian MA 60 yang terkesan janggal. Konon, Merpati membeli tiap unit pesawat seharga USD11,2 juta. Dengan demikian, total harga 15 unit pesawat seharusnya hanya USD168 juta.

Tetapi dalam Perjanjian Penerusan Pinjaman (PPP) atau Subsidiary Loan Agreement (SLA), pemerintah menganggarkan USD220 juta untuk pembelian 15 pesawat.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement