tragedi sukhoi

Bamsat Bilang Ical Tak Masalah dengan Pernyataannya Soal Mendag

Stefanus Yugo Hindarto - Okezone
Jum'at, 20 Mei 2011 11:41 wib
Bambang Soesatyo (dok.okezone)
Bambang Soesatyo (dok.okezone)

JAKARTA- Politisi Golkar Bambang Soesatyo mengaku telah memberikan klarifikasi kepada Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie, soal pernyataannya kepada Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu. Kritikan Bambang Soesatyo terhadap Mari dianggap sebagaian kalangan bernada rasis.

“Saya sudah memberi klarifikasi kepada ketua umum, semalam dan beliau mengatakan tidak ada masalah,” kata Bambang Soesatyo saat dihubungi okezone, Jumat (20/5/2011).

Menurut Bambang, sebenarnya pernyataannya soal Mendag bukanlah bermaksud Rasis. Tapi lebih pada kritik terhadap kebijakan Mari Elka yang lebih pro asing, termasuk China.

“_Ngawur_ itu, saya tidak rasis, saya hanya bermaksud agar Mari lebih nasionalis dalam menerapkan kebijakan-kebijakannya,” kata Bambang.

Seperti diberitakan, Bambang Soesatyo melontarkan pernyataan yang dinilai bernada rasis dalam dialektika demokrasi "Orde Baru vs Reformasi" di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis 19 Mei 2011.

Ketika itu, Bambang mengatakan, beda dengan zaman Soeharto, tapi terlihat dari kualitas yang berbeda. “Maaf, Bukan mau membandingkan, Karena zaman Soeharto itu ada seleksi yang cukup ketat, bukan hanya basa-basi pemilihan menteri, dishooting bahwa dipanggil sama presiden, lalu terpilih, hanya show up tapi kualitasnya terlihat. Jangan heran kalau kebijakan Elka membeli pesawat MA 60 dari China itu lebih mengacu ke nenek moyangnya," kata Bambang.


(ugo)

  • dini » 0 Tanggapan
    Tolong dicatat semua orang cina yang lahir di Indonesia cinta Indonesia. Jadi tuduhan seperti itu sungguh tidak berdasar. Apalagi dengan posisi dgn posisi sebagai mendag. Beliau pasti akan sangat membela negaranya sendiri. Jadi bohong itu jika beliau lebih membela orang asing. Ga mungkin. Ada baiknya tanyakan ke beliau langsung , apa alasan pembelian MA-60 tsb. Masa tidak diingatkan apa saja yang sudah beliau kerjakan selama kepemimpinannya. Begitu peswat jatuh, semua ramai2 mencari kambing hitamnya. Bukan mencari solusi agar peristiwa ini tidak terulang.Setia kawan dong!!! sesama pejabat kan??
    Beri Tanggapan Laporkan
  • otong » 0 Tanggapan
    Apakah Bapak Bambang Soesatyo yang katanya wakil rakyat tidak bisa MILIH kata kata yang ELEGAN, ETIS dan BERPENDIDIKAN dalam berkomentar ? Tolong Ingat Pak Sejarah Indonesia yang bersatu padu melibatkan semua etnis salah satunya ETNIS TIONGHOA. Berpikirlah dan berbicaralah layaknya Wakil Rakyat bukan PREMAN (maaf). Terima kasih.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Lie Hong Kian » 0 Tanggapan
    namanya aja : Bambang Soesatyo, disingkat jadi BAMSAT biar keren... BAMSAT itu saudara kandungnya BANGSAT. terus dia adalah politikus...dan bersaudara lagi sama TIKUS GOT...ya pantaslah dia mengeluarkan pernyataan seperti itu...wong mulutnya bau Got...apa yg dikeluarkan semua berbau sampah...awalnya petantang petenteng...setelah di kritik sana sini baru bilang itu bukan rasis.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Pipin » 0 Tanggapan
    Gajah dipeluk mata ga kelihatan, kuman diseberang lautan dipersoalkan, nah elu ngapain kerjanya dibidahng hukum, bos lu, tersangkut gayus, lapindo ... kog ga di tegur rasis lu
    Beri Tanggapan Laporkan
  • mia » 0 Tanggapan
    bpk bangsat (bamsat) hati2 nanti bibirnya tambah dower
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.