JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso berharap kadernya Bambang Soesatyo legowo menyampaikan permohonan maaf terkait pernyataannya yang menyinggung etnis Tionghoa.
Kepada Priyo, Bambang mengaku tidak bermaksud menyinggung etnis Tionghoa saat mengkritik kinerja dan kebijakan Menteri Perdangangan Marie Elka Pangestu.
"Dia sama sekali tidak bermaksud untuk berbuat SARA, yang bersangkutan mengakui punya hak mengkritik keras pembelian pesawat Merpati di Cina. Itu hanya keceplosan, slip of tounge," kata Priyo di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (20/5/2011).
Meski hanya kecelosan, Priyo berharap Bambang meminta maaf sekaligus memberi pelurusan pernyataan. "Kalau itu salah paham, mungkin minta maaf lebih baik, tapi jangan didesak yang bersangkutan tidak kritis lagi," sambungnya.
Dia menegaskan Partai Golkar mengayomi seluruh agama maupun etnis seperti diakui Pancasila. "Pengurus kami ada yang dari Cina, Arab, Jawa, Melayu dan justru Golkar mengedepankan ini," pungkasnya.
Priyo yang juga Wakil Ketua DPR meminta "insiden" kadernya tidak diteruskan.
"Menurut saya jangan lagi diperpanjang, toh orang kadangkala slip of tounge, tapi dia tidak bermaksud SARA," pungkasnya.
(TB Ardi Januar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.