tragedi sukhoi

Peringati 13 Tahun Reformasi

Aktivis HAM Kampanye Gowes Melawan Lupa

Muhammad Saifullah - Okezone
Minggu, 22 Mei 2011 07:00 wib
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)


JAKARTA - Seratusan aktivis HAM pagi ini akan mengayuh sepeda guna memperingati 13 tahun reformasi dan tragedi Mei 1998. Kampanye bertema Gowes Melawan Lupa ini akan dimulai sekira pukul 07.00 WIB dari kampus Moestopo dan Universitas Trisakti menuju kampus Atmajaya.

“Lanjut pukul 09.00 WIB-12.00 WIB pertunjukan seni dan orasi di Atmajaya,” ujar Humas Kampanye Gowes Melawan Lupa Ali Nursahid kepada okezone, Minggu (22/5/2011).

Untuk sementara, Ali menjelaskan, baru sebanyak 100-an peserta yang telah mendaftar untuk mengikuti acara ini. Namun besar kemungkinan jumlah ini akan bertambah. Para peserta kampanye Gowes Melawan Lupa akan memakai seragam kaos berwarna merah dengan tulisan Goes to Remember 98.

Dalam kesempatan ini panitia acara akan menghadirkan sejumlah pelaku sejarah. Di antaranya Syafik Alielha, mantan koordinator aksi Universitas Trisakti Jhon Muhammad, mantan koordinator aksi Universitas Atmajaya, Alex, Indro, serta sederet nama aktivis lain.

“Dari kalangan artis ada Melanie Subono, serta sederet nama lain. Termasuk band pengiring milik Usman Hamid,” ungkapnya.

Tak lupa, sesi testimoni sejumlah aktivis dan keluarga korban Tragedi Mei 98 akan mengisi acara ini. Pihak panitia misalnya, telah mengkonfirmasi kehadiran Soemarsih, ibu almarhum Wawan, yang tewas tertembak di kampus Atmajaya dalam peristiwa Semanggi II.

“Tujuan acara ini untuk memberikan pemahaman kepada publik soal penuntasan kasus-kasus pelanggaran HAM di masa lalu, khususnya yang terjadi pada bulan Mei. Momentumnya sengaja kami ambil tepat 13 tahun tumbangnya rezim Soeharto,” tandasnya.
(ful)