Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Ricuh Penertiban PKL

Tangan Kiri Tukang Bubur Putus Kena Bacok

Catur Nugroho Saputra , Jurnalis-Jum'at, 03 Juni 2011 |18:55 WIB
Tangan Kiri Tukang Bubur Putus Kena Bacok
Ilustrasi (Ist)
A
A
A

JAKARTA - Seorang tukang bubur terluka parah terkena bacokan. Korban bernama Urip Sunarto (45), yang mengalami luka bacok di bagian leher sebelah kiri dan tangan kiri putus di pergelangan.

Menurut Slamet (39) saksi mata, saat itu datang pengurus RW dan Karang Taruna mengusir para pedagang yang biasa mangkal di Jalan Kelapa Sawit, Utan Kayu Selatan, Matraman. Buntutnya, terjadi cekcok antara pengurus Karang Taruna dan pedagang tersebut.

Slamet mengatakan, ada pedagang yang dipukul dalam insiden tersebut. Pedagang lainnya tidak terima, sehingga melawan dan terjadi pelemparan batu kepada pengurus Karang Taruna. Karena tak terima dilempari batu, pengurus Karang Taruna yang juga emosi pulang dan kembali membawa parang panjang setengah meter.

Selanjutnya, kata Slamet, mereka membalas menyerang PKL. Kontan sebagian pedagang kabur, namun korban tidak lari. Bersama Urip, pedagang lainnya, korban melawan pakai kayu yang akhirnya kena bacok. "Kejadian tadi abis ashar, korban dibawa ke rumah sakit, kasusnya didalami Polsek Matraman," terangnya di lokasi kejadian, Jumat (3/6/2011).

Sementara itu Kapolsek Matraman Kompol Uyun Rafei mengatakan, pelaku diketahui bernama Taufikurahman (40). "Tertangkap 20 menit setelah kejadian di dekat rumahnya," kata dia. Pelaku, kata Uyun, sempat membawa potongan tangan korban, Sunarto alis Bewok. "Alasannya supaya potongan tangan itu tak hilang," ujarnya.

Pihaknya juga akan memanggil pihak RW setempat. "Untuk ditanyakan pelaku ini apakah pengurus RW atau bukan. Sampai saat ini korban masih dirawat intensif di rumah sakit," pungkasnya.

(Dadan Muhammad Ramdan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement