tragedi sukhoi

Kekurangan SBY Jadi Momentum Bangkitnya Orde Baru

Anton Suhartono - Okezone
Jum'at, 10 Juni 2011 08:24 wib
(Foto: okezone)
(Foto: okezone)

JAKARTA- Kelompok loyalis Soeharto berada pada momentum yang tepat untuk bangkit kembali bahkan terjun lagi ke kancah politik Indonesia.
 
Politisi Partai Gerindra Desmon Junaidi Mahesa mengatakan kekurangan yang ada pada Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dimanfaatkan dengan baik oleh para loyalis Soeharto, baik keluarga atau pihak lain, untuk setidaknya muncul kembali di masyarakat.

“Yang jelas adalah sisi ketegasan pada sosok Pak Harto, kebijakan yang pro-rakyat. Para petani pada masa itu benar-benar diperhatikan kebutuhan mereka. Tapi setiap Presiden tentu memiliki gaya sendiri-sendiri,” ungkap Desmon saat dihubungi okezone, Jumat (10/6/2011).

Dia menambahkan, kelompok Soeharto melihat perbedaan ini sebagai peluang. “Ada dua kemungkinan, keluarga (Soeharto) hanya ingin sekadar mengenang sejarah Pak Harto atau memang serius kembali ke panggung politik di 2014,” sebut aktivis yang pernah ditahan saat Soeharto berkuasa ini.

Desmon menegaskan soal bangkitnya kelompok loyalis Soeharto biar masyarakat yang menentukan. Menurut dia, masyarakat jangan terjebak dalam dengan kata ‘suka’ atau ‘tidak suka’ atau catatan buruk masa lalu. “Kalau memang ada keluarga yang ingin maju ya silakan saja, nanti masyarakat yang menentukan. Masyarakat tidak bisa dibodohi,” ucapnya.

Meski demikian Desmon mengingatkan mengenai kekuarangan pemerintahan Soeharto. Meski dia dikenal dekat dengan kalangan petani, namun catatan HAM dan hukum pemerintahan Soeharto lemah. Berbagai kasus HAM dan penegakan hukum saat itu lemah.

Seperti diketahui hasil survei Indo Barometer yang dirilis pertengahan Mei lalu menyebutkan, Soeharto adalah presiden yang paling disukai publik dengan perolehan 36,5 persen, disusul Susilo Bambang Yudhoyono (20,9%), dan Soekarno (9,8%).

Pada Rabu 8 Juni lalu, buku Pak Harto The Untold Stories dirilis. Buku tersebut berisi kesan-kesan dari 113 tokoh, baik nasional maupun internasional, menganai sosok presiden yang berkuasa selama 32 tahun itu.

(ton)

  • yudhad » 0 Tanggapan
    Coba pak harto msh ada dan muda sy yakin gak seginiparahnya negeri ini,,,basmi saja mulut2 pengadudomba n sok pintar krn mrk itu yg smakin merusak suasana serta ganyang para koruptor yg seenak udelnya sendiri,,,anjing koreng smua kalian,,,
    Beri Tanggapan Laporkan
  • pati ginting » 0 Tanggapan
    Kalo mau ke jaman orde baru,maka nggk bakalan ada forum seperti ini.so maukah anda...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Raul » 0 Tanggapan
    Gue dukung bangkitnya ORBA... dulu P Harto dituding korupsi beliau bertahan didalam negeri sampai mati.. tapi sekarang dituduh korupsi lari keluar negeri...dasar pejabat banci...korup sampai anak istri... hidup Orba ayo bangkit lagi.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • JOE.LINTAR » 1 Tanggapan
    korupsi dicaci dan dimaki tapi banyak parpol yg hidup dari duit koruptor.Yang korupsi malah lari keluar negri ssambil tertawa melihat kebodohan para penegak hukum negri ini..Subhanallah.Dimanakah letaknya hati nurani jika sudah begini.Semoga YME menunjukan jalan terbaik untuk kemakmuran Bangsa tercinta ini. Amiin
    • elfianhadi
      tidak cukup berdoa saja, tapi jangan pilih orang yang sama untuk menjabat dua periode, apapun jabatannya termasuk itu parpolnya, politisinya, yaa pensiunkan mereka secara alamiah. mereka pensiun nggak melarat. Jangan bikin sejarah keledai b***h lagi, masuk kelobang yang sama dua kali.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • carmen » 1 Tanggapan
    yaya,,,,,,,kalau orba hikum and ham nya ga jelas.......tapi jaman skrng gimana,,,,,lebih parah,,,, *kurupsi berjamaah *hukum ga jelas. *rakyat sengsara tambah miskin apa yg bisa di banggakan,,,,,,cuma dari segi economi indonesia di mata dunia yang bagus Tapi harkat dan martabat kita ga di hargai lagi,,,,karena kepemimpinan era reformasi semuanya ga tegas,,,,terlalu ini itu,,,,sikap pemimpin negara cermin negara itu,,,sendiri ********non blok******
    • elfianhadi
      kita rasa-rasain saja kedalam kehidupan kita sambil buka mata dengar berita. Maka akan semakinlebih jelas beda-bedanya.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.