tragedi sukhoi

Jejak Kelam Soeharto

Demonstrasi Dibalas Tembakan Senapan

Fahmi Firdaus - Okezone
Jum'at, 10 Juni 2011 13:27 wib
blogspot
blogspot

JAKARTA – Figur Presiden Soeharto saat ini tengah dirindukan sejumlah pihak. Pasalnya, mereka berpendapat pada zaman itu Indonesia jauh lebih baik ketimbang saat ini.  
Namun, sejarah juga mencatat bahwa pada rezim Soeharto pula sederet kasus HAM terjadi. Salah satunya insiden penembakan di Kampus Trisakti atau yang biasa disebut Tragedi 12 Mei 1998.
 
Kala itu, krisis ekonomi yang melanda Indonesia berbuntut gelombang demonstrasi besar-besaran di sejumlah kampus. Tujuan mereka hanya satu, yakni menjatuhkan rezim Orde Baru yang sudah berkuasa selama 32 tahun. Aktivis 1998, Ridwan Darmawan menceritakan kembali masa kelam tersebut kepada okezone.
 
“Saat itu suasana sangat mencekam, kami menggelar aksi di kampus dan melakukan konsolidasi dengan rekan-rekan lainnya,” kata Ridwan, Jumat (10/6/2011).
 
Tentara bersenjata lengkap berjaga-jaga dengan kendaraan berat di berbagai sudut kota. Tidak gentar dengan situasi tersebut, Ridwan dengan sejumlah mahasiswa lainnya menyebarkan virus-virus perlawanan di kampus-kampus.
 
“Ketika mendengar rekan kami tertembak peluru aparat, kami colling down merapatkan barisan di kampus-kampus,” ujarnya.
 
Menurut Ridwan, pada saat itu Soeharto ingin melakukan upaya yang lebih besar kepada mahasiswa dan aktivis. Namun saat itu masyarakat dan mahasiswa sudah siap akan situasi tersebut.
 
“Pada saat pecah kerusuhan terjadi pembakaran dimana-mana, dan pemerkoasaan kepada kaum minoritas,” ujarnya. Ridwan meyakini kejahatan HAM itu, sudah dipersiapkan sebelumnya.
 
“Yang melakukannya adalah intelejen dan kelompok tertentu,” ujarnya.
 
Penembakan oleh aparat saat itu menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti serta melukai puluhan maahasiswa lainnya.
 
Mereka yang tewas adalah Elang Mulia Lesmana, Heri Hartanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie. Mereka tewas tertembak dalam tragedi chaos kampus Trisakti, Grogol Jakarta Barat. Hingga kini, terus mendesak pemerintah untuk menyelesaikan kasus tersebut.

(teb)

  • Arry Fakhruddin » 1 Tanggapan
    Bapaknya korupsi utk biayain kuliah anaknya,Anaknya demo masalah korupsi,Aku jd bingung??Ntar lulus kuliah jadi pejabat..........Korupsiiii lagi seperti bapaknya??yaaaa itulah bangsaku.
    • yoi doi toi
      bener bgt bos komen ente,, ane salut, gak kaya yang lain prihatin ane ngeliatnya
    Beri Tanggapan Laporkan
  • jon » 1 Tanggapan
    komnasham memang goblok.so iye,ga lihat posisi kala itu,kalau aparat ga lakukan penembakan pasti mati duluan di injak injak,dia melakukan itu membela diri,komnasham harusnya lihat kesitu
    • elfianhadi
      begitulah seharusnya, orang-orang yang berani mati dapat mati kok malah diributin lagi ya?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • kevinajah » 1 Tanggapan
    knp kesalahan semua dilimpahkan kepada pak soeharto,padahal banyak pihak2 yg ingin menjatuhkannya,kenapa tdk menilai jerih payahnya selama ini yg mengorbankan jiwa raganya utk rakyat kecil............
    • zhorenk
      betul sekali kenapa ksalahan di pak harto semua padahal lihatlah pemimpin yg sok gaya sekarang udh ndk puny basic begitu dpt kursi gayanya sak taek......apa ndk ingat wakt pengorbanan pak harto dulu ....dasar bangsa kita ini banyk org munafik,,,,,,
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ilfan » 4 Tanggapan
    klo skrg bgmn mahasiswa semua jadi preman, bukannya belajar malah tawuran, apa itu mahasiswa ?itu nmanya mahabejat klo saya lebih suka jaman pak harto
    • young sumtra
      itulah dunia..politisi sekarang ini yg bisa hanya ngomong doang,,dan pintar mencari kesalahan orang,,lebih2 si fajrol rahman itu.
    • zhorenk
      dia bukan emosi klo u tanggapi tp emg benar kenyataanya,ndak ush basa basilah emg negara ki ky gt keadaanya
    • capcay
      sok pada munafik,,,paling yg pada menghujat itu ketika dia menjabat juga tdk bisa apa2....banyak ngomong doang....
    • elfianhadi
      hati-hati den ilfan, kalau emosi jangan ditulis. kan orang jadi ketauan pintarnya.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • edy wibowo » 2 Tanggapan
    Bravo suharto...tembak aja tuh mahasiswa yg skrg bikin negara kacau.semua ulah mahasiswa dgn dalih reformasi...reformasi agar bebas korupsi
    • bakhron raharjo
      emang banyak sekali sekarang mahasiswa/i bejat buktinya waktu reformasi, gedung dpr di masuki mahasiswa/i ratusan ''sarung'' berserakan
    • elfianhadi
      eith..., yang bikin kacau bukan cuma mahasiswa thok lho?! coba intip dan cari sana siapa promotor dan sponsor yang bayar.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.