Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Antisipasi Teror Bom, Ribuan Polisi Disiagakan Jelang Vonis Baasyir

Antisipasi Teror Bom, Ribuan Polisi Disiagakan Jelang Vonis Baasyir
Abu Bakar Baasyir (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Beredar kabar sebanyak 36 bom di seluruh Indonesia, akan diledakkan bersamaan dengan pembacaan vonis terhadap terdakwa kasus terorisme Abu Bakar Baasyir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 16 Juni 2011 mendatang.

Kepolisian Polda Metro Jaya pun tak akan tinggal diam. Ribuan personil polisi gabungan dikerahkan untuuk mengamankan sidang tersebut.

“Untuk antisipasi keadaan kita akan perketat penjagaan disana dan menurunkan 2 ribu personil untuk berjaga-jaga,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Baharudin Djafar saat dihubungi okezone. Minggu (12/6/2011).

Namun, Baharudin mengatakan bahwa isi pesan singkat itu hanya omongan pepesan kosong yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. “Itu Hoax saja, tapi tetap kita akan telusuri isi pesannya,” tandasnya.

Seperti diberitakan, inilah isi pesan singkat tersebut "Asslm. Wahai singa2 Tauhid Indonesi apersiapkan mental, fisik & silah yg kalian punya. Utk Jihad Global yg dilaksanakan di PN Jaksel 16 Juni 11. Kami telah memasang 36 peledak di seluruh Indonesia, yg akan meledak bersamaan ketukan palu hakim yg menghakimi Ust Abu Bakar Basyir. Sebarkan berita gembira ini.”

Direktur Jamaah Asharut Tauhid (JAT) Sonhadi ketika dikonfirmasi, menyatakan pihaknya menerima SMS teror ini dari temannya. “Saya di-forward oleh beberapa teman, tapi saat nomor pengirim pertamanya dihubungi sudah tidak aktif,” ungkapnya. Kini SMS ini sudah tersebar luas ke berbagai lapisan masyarakat. (put)

(Hariyanto Kurniawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement