tragedi sukhoi

SMP Al Irsyad Bersikeras Tak Angkat Tangan ke Bendera

Senin, 13 Juni 2011 12:37 wib
Bendera Merah Putih (Foto: Ist)
Bendera Merah Putih (Foto: Ist)

KARANGANYAR- Satu dari dua sekolah di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, yang menolak menghormat bendera merah putih, masih bertahan dengan keyakinannya.

Yayasan Perguruan Al Irsyad Al Islamiyah masih menolak untuk hormat ke bendera dengan mengangkat tangan. Pihak pemerintah kabupaten melalui Muspika Tawangmangu, terus melakukan pendekatan intensif.

Pihak Kecamatan, Koramil, serta Polsek Tawangmangu, masih mencoba menyamakan persepsi terkait tata cara penghormatan bendera.

Camat Tawangmangu Yoppi Eko Jati Wibowo, Al Irsyad masih menganggap menghormat bendera dengan mengangkat tangan, sebagai satu hal yang tidak boleh dilakukan.

“Mereka menganggap hal tersebut bertentangan dengan keyakinan mereka. Padahal menghormat bendera itu kan budaya, bukan akidah jadi tidak masalah untuk dilakukan,” jelas Yoppi saat dihubungi wartawan.

Yoppi menambahkan mulai ada titik terang dalam kasus ini. Jika sebelumnya pihak Al Irsyad membuat surat kesepakatan, mengenai NKRI dan kesetiaan mereka, kini Al Irsyad meminta agar bupati Karanganyar, Rina Iriani, untuk datang ke sekolah.

Yoppi mengaku dihubungi kepala SMP Al Irsyad, Sutardi, yang mengatakan bahwa ada imbauan dari Yayasan Al Irsyad Pusat, agar sekolah berdialog langsung dengan bupati.

“Rencananya Selasa besok (14/ 6), saya akan ke Al Irsyad untuk melakukan pendekatan. Sekaligus memperjelas keinginan mereka bertemu bupati. Apakah bupati hanya diminta untuk silaturahmi atau diminta untuk menggelar upacara di sana,” terang Yoppi.

Sebelumnya pihak Al Irsyad meminta untuk bisa berdialog langsung dengan tim kabupaten, yang terdiri dari Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga (Disdikpora) serta Kementerian Agama Karanganyar.

Untuk pengawasan setiap harinya, Yoppi menjelaskan bahwa hal itu sudah dilakukan oleh pihak Disdikpora.

“Kami akan terus melakukan dialog hingga masalah ini tuntas. Jika terus berlarut-larut, kami khawatir dengan dampak yang lebih luas,” pungkasnya.

Satu sekolah lagi, SD IST Al Albani Matesih sudah bersedia melakukan penghormatan bendera. Rencananya pada Jumat 17 Juni mendatang, Bupati Karanganyar akan memimpin upacara bendera di sana.
(Widi Nugroho/RCTI/kem)

  • kharisma akbar » 0 Tanggapan
    Saya dukung kebijakan Bupati Karang Anyar.kalau perlu suruh bubar Sekolah tersebut hormat Bendera aja nggak mau mereka lahir tahun berapa sih dan apa mereka tau para Pahlawan rela korban nyawa demi Merah Putih , Pak Kapolri tangkap aja para pendidik yang sok alim itu
    Beri Tanggapan Laporkan
  • wahyono » 0 Tanggapan
    Saya dukung kebijakan Bupati Karang Anyar , kalau ada Sekolah yang tidak mau hormat bendera berarti mereka tidak terima kasih pada para Pahlawan yang rela bertaruh jiwa raga , Suruh mereka hengkang dari Negri ini terutama para pendidiknya , kalau perlu aparat kepolisian turun tangan
    Beri Tanggapan Laporkan
  • amansantoso » 0 Tanggapan
    Masya Alloh....di ahir zaman dah buanyak org pinter ke blingerrrrr,mungkin mereka2 itu keturunan non NKRI,jd tdk mau mengakui lambang BERANI DAN SUCI (merah putih). mereka kok fanatik g pakai dasar,anti dg org k***r tp mereka memakai bahkan makan produk org kafir.kok macem2 aja.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • widianingsih » 0 Tanggapan
    Saya heran klo tdk mau menhormati bendera mbok pergi dr,NKRI jgn uangnya mau tapi menghormati simbol negara saja tdk mau.mereka pya bendera panji g? Kalo pya artinya harus gmna? Samakan? Pemimpin arab aja mw menghormat "grkan tangan"itu hanyalah simbol bkn berarti menyembah bedaaaa lho org koq sempit bgt sich pemahamanya,,,,sedih saya pinter yang kblinger
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ading rahaja » 1 Tanggapan
    kok seperti itu?? apa salahnya kita memberi hormat kepada berderah merah putih. kan hormat kita itu merupakan simbol rasa bahagia kita atas kemerdekaan indonesia. ya to!
    • yayan
      apa salahnya kita hormat ke LAMPU NEON Sebagai simbol rasa bahagia kita karena rumah kita jadi terang benderang
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.