Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Sekolah Tolak Hormat Bendera

Bupati Karanganyar Tinjau Latihan Bendera SD Matesi

Widi Nugroho , Jurnalis-Selasa, 14 Juni 2011 |13:33 WIB
Bupati Karanganyar Tinjau Latihan Bendera SD Matesi
Ilustrasi hormat bendera (Foto: Koran SI)
A
A
A

KARANGANYAR- Siswa SD IST Al Albani Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah, terlihat antusias saat berlatih upacara bendera pada Selasa (14/6/2011) pagi.

Keceriaan siswa bertambah saat Bupati Karanganyar, Rina Iriani, datang langsung untuk meninjau sekolah mereka.

Bupati pun segera diserbu anak-anak kelas satu hingga kelas lima tersebut, yang ingin bersalaman dengan Rina. Oleh Bupati, anak-anak ini diminta untuk menyebutkan sila-sila dalam Pancasila.

“Ayo semua kalau sudah hapal Pancasila coba dibaca bersama-sama, ibu ingin bukti kalau kalian benar-benar menghapal,” kata Rina kepada para siswa.

Perintah ini pun ditanggapi anak-anak, yang langsung menyebut satu persatu, lima sila yang telah mereka hapalkan. Kemudian para siswa diminta untuk bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Walau banyak yang semangat, namun ada juga yang masih terlihat canggung saat menyanyi. Bagi siswa yang mau menjadi dirigen, bupati memberikan hadiah berupa tas sekolah.

Bupati menyampaikan rasa terima kasih, kepada pihak sekolah yang bersedia mengikuti aturan dalam upacara bendera. “Saya sangat menghargai sikap SD Al Albani. Semoga sekolah yang satu lagi (Al Irsyad) segera memahami permasalahan ini.” Imbuh Rina.

Para siswa pun merasa senang saat mengikuti latihan upacara ini. Bagi mereka, upacara dengan menghormat bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, adalah yang pertama.

Seperti yang diungkapkan oleh Miftahul Khoirul A. Namun siswa kelas dua ini  mengaku, bahwa belum hapal lagu Indonesia Raya. “Saya belum hapal Indonesia Raya, tapi mau belajar biar pas upacara bisa ikut nyanyi.” Kata Miftahul sambil malu-malu.

Rencananya pada hari Jumat 17 Juni mendatang bupati akan memimpin upacara bendera di SD IST Al Albani. Sementara satu sekolah lain, Yayasan Perguruan Al Irsyad Al Islamiyah Tawangmangu, masih bertahan dengan keyakinannya.

Pendekatan secara intensif, masih terus dilakukan oleh pemerintah melalui muspika, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, serta Kementerian Agama Karanganyar.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement