DENPASAR- Petugas Kepolisian sempat dibuat sibuk menyusul penemuan benda mencurigakan dalam tas yang tertinggal di dekat terminal keberangkatan Bandara Ngurah Rai, Bali, Jumat pagi.
Semula temuan tas yang ditinggal pemiliknya itu sekira pukul 05.00 Wita, sempat membuat pengunjung dan petugas bandara curiga karena dibiarkan tergeletak begitu saja, Jumat (24/6/2011).
Benda itu pertama kali dilihat oleh seorang warga yang tengah mengantarkan istrinya yang bekerja di bandara. Karena curiga dan mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, temuan itu dilaporkan ke petugas keamanan setempat di Pos Zona I.
Petugas security langsung ke lokasi melakukan pengecekan dengan menggunakan alat metal detektor yang kemudian berbunyi karena di dalam tas itu diduga mengandung unsur logam.
Temuan itu segera dilaporkan ke petugas KP3 Udara Ngurah Rai yang datang ke mengamankan lokasi dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Petugas juga telah mengumumkan temuan itu barangkali ada pengunjung yang ketinggalan tas, namun sampai ditunggu berapa lama tidak ada yang mengambil. Sehingga kami koordinasi dengan petugas Kepolisian untuk mengambil langkah-langkah sesuai standar operasi pengamanan (SOP)," ujar Kepala Adpel Bandara Ngurah Rai, Yuli Sudoso dihubungi okezone, Jumat (24/6/2011).
Saat itu Sudoso yang kebetulan hendak bertolak ke Jakarta, segera memerintahkan jajaranya untuk penanganan selanjutnya dengan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan terkai lainnya.
Sekira pukul 06.15 Wita, setelah ditunggu beberapa lama tidak ada yang mengambil barang tersebut dibawa ke kantor PT JAS, untuk dilakukan pengecekan dengan alat khusus guna memastikan apakah mengandung unsur kimia atau tidak.
Sepuluh menit kemudian, tas itu dibawa ke ruang X-Ray untuk memastikan jenis benda dimaksud.
"Dari pemeriksaan yang dilakukan ternyata benda itu berupa kepingan DVD," kata humas PT Angkasa Pura I Ngurah Rai Sherly Yunita secara terpisah.
Menurut dia, kemungkinan besar, barang tersebut milik orang yang mengantar yang tertinggal di dekat terminal keberangkatan domestik.
"Biasalah, sering terjadi seperti itu, karena terburu-buru ada barang bawaanya yang tertinggal," tegas Sherly sembari menegaskan jika kejadian itu tidak sampai mempengaruhi aktivitas di bandara.
(kem)