JAKARTA - Komite nasional Pemuda Indonesia (KNPI) berharap, pemimpin Indonesia belajar kepada seorang anak bernama Alif Ahmad Maulana dalam mengedepankan kejujuran.
Ketua KNPI Ahmad Doli Kurnia mengatakan, Alif merupakan ikon kejujuran di negeri ini. Selain itu, kejujuran juga menjadi modal dasar dalam memimpin bangsa yang penuh dengan berbagai persoalan seperti Indonesia. Karena itu, Presiden SBY harus belajar kepada Alif.
“Jujur bisa dianggap aneh dan membawa masalah di negeri kita saat ini. Ini sangat memprihatinkan. Harusnya para pemimpin kita malu dengan mereka ini (Alif dan keluarganya),” kata Doli dalam rilisnya, Rabu (28/6/2011).
Dulu, kata Doli, masyarakat kita dikenal sebagai manusia jujur, santun, toleran, dan berkarakter. Namun sekarang suasana jauh berbeda. Bahkan pemimpin kita sering dicap pembohong oleh masyarakat akhir-akhir ini.
Karena itu, KNPI menggelar diskusi bertajuk Bertemu dan Belajar dari Orang Jujur Bersama Alif. Acara tersebut, lanjut Doli, dihelat agar semua pihak dapat mengambil pelajaran berharga dari peristiwa yang dialami Alif dan keluarganya.
“Dengan kegiatan ini terdapat hikmah sekalipun kita tidak berlimpah harta dan kekayaan, namun memiliki kejujuran, maka dukungan kita akan dapatkan. Semoga ini akan memotivasi kalian untuk selalu menjadi orang yang jujur,” kata Doli di hadapan sejumlah peserta.
Di tempat yang sama, Sekretaris Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) M Ikhsan, memberikan apresiasi dan sekaligus mendukung langkah KNPI dalam membuat kegiatan tersebut.
“Kita sangat mendukung KNPI. Kalau anak-anak tidak diselamatkan dan tidak diberikan hal-hal yang tidak benar, maka kelak jika mengurus negara, mereka tidak benar nantinya,” pungkas Ikhsan.
(TB Ardi Januar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.