Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

M Nuh Redam Kisruh Soal Contek Massal

Dwi Afrilianti , Jurnalis-Kamis, 30 Juni 2011 |15:41 WIB
M Nuh Redam Kisruh Soal Contek Massal
Mendiknas M Nuh saat sidak UN (Foto: Koran SI)
A
A
A

JAKARTA- Menteri Pendidikan Nasional M Nuh mengatakan tidak terjadi tindakan kecurangan berupa contek massal saat Ujian Nasional (UN) di SDN Gadel 2 Tandes Surabaya. Meski demikian, Ibu Alif, Siami tetap menggap telah terjadi pencontekan masalah, tetapi ada beragam variasi tindakan pencontekan di SDN Gadel 2 Tandes Surabaya.  
"Contek massal itu ada, Alif dipaksa oper jawaban, tapi memang jawaban yang dibuat gak seratus persen benar, ada beragam variasi jawaban," ungkapnya kepada wartawan di Kantor KPAI Jakarta, Kamis (30/6/2011).
 
Siami tidak mempersoalkan pernyataan M Nuh yang mengatakan tidak terjadi pencontekan masal di tempat puteranya mengenyam pendidikan, namun Siami. Menurut Siami, variasi jawaban tersebut menyebabkan hasil UN pada siswa kelas 6 SDN Gadel 2 bervariasi, dan hal itulah yang jadi dasar M Nuh secara mantap mengatakan tidak ada contek massal.
 
Siami mencoba berpikiran positif terhadap pernyataan M Nuh. Menurutnya, pernyataan tersebut sengaja dikeluarkan menteri untuk menenangkan situasi yang kian memanas, sejak dirinya menjadi whistler blower kasus contek massal.
 
"Menteri bilang gitu mungkin untuk menolong supaya gak ada UN ulang, biar gak makin panas aja," ungkapnya.
 
Sebelumny, M Nuh mengklaim tidak terjadi contek massal di sekolah tersebut, lantaran hasil UN yang diperoleh siswa beragam. Masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya Jalan Gadel Sari Barat Gang 2, Tandes Surabaya, memang sempat berang terhadap tindakan Siami. Warga resah gara-gara laporan Siami, anak-anak mereka terancam ikut UN ulang. Warga juga marah karena merasa laporan Siami telah mencemarkan nama baik wilayah mereka tinggal.
 

(Taufik Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement