Siswi SMP Digilir 2 ABG

Siswi SMP Digilir 2 ABG

PASURUAN- Bunga (14), nama samaran warga Desa Sumberejo Kecamatan Pandaan menjadi korban kebiadaban dua temannya. Setelah dibujuk rayu dengan memberikan minuman keras, pelajar SMP itu digilir dua anak baru gede (ABG) di sebuah vila di kawasan Tretes Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan.

Kedua ABG bejat yang kini diamankan di mapolres Pasuruan tersebut yakni Mt (16) dan Bl (16). Keduanya adalah warga Desa Jeruk Purut Kecamatan Gempol.

Peristiwa itu terjadi ketika korban bersama dua rekannya jalan-jalan di kawasan Bareng, Pandaan. Di sebuah tempat, pelaku mengajak korban untuk istirahat dan telah menyiapkan minuman yang memabukkan. Dengan segala bujuk rayu, akhirnya korban menenggak minuman beralkohol tersebut hingga tak sadarkan diri.

Dalam kondisi mabuk, ketiga ABG itu menuju sebuah vila yang telah dipesan sebelumnya. Tanpa membuang waktu, pelaku secara bergiliran melampiaskan nafsu bejatnya kepada korban. Korban baru tersadar setelah keesokan harinya merasa kaget berada di dalam sebuah vila yang tidak dikenalnya.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan tindak pencabulan dan perkosaan kepada orang tuanya. Merasa dilecehkan, ibu korban melaporkannya kepada Polres Pasuruan. Ia tak menyangka, teman korban yang sudah dikenalinya itu berbuat tidak senonoh kepada anak semata wayangnya.

"Saya tidak terima anak saya diperlakukan seperti itu. Kedua anak itu harus dihukum berat, karena sudah merusak masa depan anak saya," ujar ibu korban saat menjalani pemeriksaan petugas Polres Pasuruan.

Kapolres Pasuruan AKBP Agung Yudha Wibowo melalui Kasubag Humas AKP Bambang HS menyatakan, pihaknya telah melakukan visum terhadap korban. Untuk kepentingan penyidikan, kedua ABG tersebut telah diamankan di mapolres Pasuruan.

"Kami sudah melakukan visum terhadap korban. Kedua pelaku juga sudah ditangkap. Keduanya bisa dijerat pasal berlapis yakni Pasal 81 (1), (2) UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan pasal 207 KUHP," kata Kasubag Humas AKP Bambang HS.

(ugo)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga