Dampingi Atut, Rano Karno Hanya Akan Jadi "Pajangan"

Sabtu, 16 Juli 2011 16:10 wib | Tri Kurniawan - Okezone

Dampingi Atut, Rano Karno Hanya Akan Jadi Ratu Atut Chosiyah (Foto: Dok Tim Sukses Atut) JAKARTA - Kehadiran aktor Rano Karno sebagai bakal calon Wakil Gubernur Banten mendampingi Ratu Atut Chosiyah, diprediksi hanya akan jadi penarik perhatian untuk mendulang dukungan bagi pasangan ini.

"Seorang popular seperti Rano Karno, ini biasanya hanya untuk vote getters jadi hanya berfungsi ketika pemilu saja," ujar Pengamat Politik Yunarto Wijaya usai diskusi Polemik Trijaya, di Restoran Warung Daun, Jakarta, Sabtu (16/7/2011).

Yang dikhawairkan kemudian adalah memburuknya reputasi Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, saat keduanya terpilih sebagai kepala daerah di Provinsi Banten.

"Lima tahun berlangsung sosok artis-artis ini bisa dipandang sebelah mata oleh pasangannya," ujar Toto, sapaan akrab Yunarto.

Karena hanya difungsikan untuk mendongkrak suara, bisa saja “Si Doel” kemudian hanya akan jadi pajangan selama lima tahun memerintah. "Ini bisa menimbulkan dead lock dalam menajemen pemerintahan dan timpangnya fungsi Gubernur dan Wakil Gubernur," cetusnya.

Kamis lalu, Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno resmi mendeklarasikan dirinya untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Provinsi Banten pada 22 Oktober mendatang.

Atut didukung penuh DPP Partai Golkar dan DPD I Partai Golkar Banten dan Rano Karno, yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Tangerang juga secara bulat direkomendasikan oleh DPP PDIP, dan diperkuat hasil Rapat Kerja Khusus Daerah (Rakerdasus) DPD PDIP Banten pada 5 Juli lalu, untuk diusung sebagai calon Wakil Gubernur mendampingi Atut.

Selain dua partai besar, Atut-Rano juga didukung 11 partai politik yang tergabung dalam Koalisi Banten Bersatu Teruskan Pembangunan, 22 partai nonparlemen, puluhan organisasi masyarakat dan berbagai organisasi profesi dan pengusaha Banten.

Selain pasangan Atut-Rano, dua pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Banten juga telah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat. Mereka adalah pasangan Wahidin Halim-Irna Narulita yang diusung Partai Demokrat, dan Jazuli Juwaini-Makmun Muzaki yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
(ded)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »