PEKANBARU- PT PLN Persero memutus aliran listrik di Gedung Olahraga (GOR) Tribuana yang juga merupakan venue yang akan dipakai untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012 mendatang.
Pemutusan aliran dilakukan karena pemerintah daerah belum membayar rekening listrik selama sembilan bulan.
”Karena sudah lama menunggak, kita terpaksa melakukan pemutusan. Tunggakan GOR Tribuana mencapai Rp23 juta,” ujar Kepala Cabang PLN Pekanbaru Ilham Santoso kepada okezone, Sabtu (16/7/2011).
Selama ini, pihak PLN sudah memberi tenggang waktu yang cukup lama agar pengelola GOR membayar tagihan. Namun sejauh ini belum ada itikad baik pengelola untuk membayar.
”Alasannya, pengelola GOR Tribuana sering berganti-gantinya. Jadi pemutusan itu sudah sesuai prosedur,” tandasnya.
Langkah tegas ini, lanjut Ilham, juga menunjukkan bahwa PLN tidak memilih-milih dalam melakukan pemutusan apabila ada yang menunggak pembayaran tagihan.
"Semua sama saja, bila pihak pemerintah daerah menunggak ya kita putus. Begitu juga dengan warga. Namun biasanya kalau Pemda yang menunggak karena alasan anggarannya belum cair. Namun kalau terlalu lama seperti sekarang ya kita putus,” pungkasnya.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.