tragedi sukhoi

SBY: NU Konsisten Menegakkan Negara Kebangsaan

Ray Jordan - Okezone
Minggu, 17 Juli 2011 15:01 wib

JAKARTA - Dalam pidatonya di harlah ke-85 NU, Presiden SBY menanggapi sambutan yang disampikan ketua panitia dan Ketua NU.

SBY mencatat ada lima poin penting. Pertama, NU berada di garis terdepan dan konsisten di empat pilar kehidupan negara yakni Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhinneka Tuggal Ika.

"NU juga konsisten menegakan negara kebangsaan yang berketuhanan, bukan negara agama dan negara sekuler yang meminggirkan agama," jelas SBY yang menyebutkan sikap ini sangat diperlukan oleh bangsa ini, Minggu (17/7/2011).

Kedua,  NU juga anti kekerasan anti terorisme dan separatisme, sikap itu sangat diperlukan agar Indonesia dapat menjaga kedaulatan wilayahnya dari separtisme dan ancaman terorisme. Ketiga, NU memiliki reputasi yang baik dalam perjuangan bangsa, NU tidak pernah berbuat onar kepada pemerintahan yang sah. "Saya menyambut baik peran NU itu."
 
Keempat, NU mengambil jalan tengah yang artinya tidak mengambil jalan ekstrim, sikap itu tepat dan benar.  Kelima, NU mendorong pentingnya stabilitas politik. Masih banyak pekerjaan rumah bangsa Indonesia untuk itu stabilitas politik perlu agar jangan sampai terpecah belah.

"Silahkan mengkritisi program pemerintah agar program pemerintah berhasil, dan untuk memastikan warga Nadhiyin memperoleh bantuan dari pemerintah. Perjuangkan agar warga Nahdhiyin dapat memeproleh hak-haknya," jelas SBY
(ram)