Usai Pimnas, Karya Mahasiswa Akan Diserap Industri

Ilustrasi : ist.

Usai Pimnas, Karya Mahasiswa Akan Diserap Industri
MAKASSAR - Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) XXIV yang digelar di Kampus Tamalanrea, Universitas Hasanuddin (Unhas), diharapkan meningkatkan kemampuan penalaran mahasiswa.

"Sekitar 50 persen karya ilmiah mahasiswa yang dipresentasikan dalam Pimnas telah diserap oleh dunia industri," tutur Dosen Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Prof. Suryo Hapsoro Tri Utomo, kepada wartawan di Makassar, belum lama ini

Nantinya, kata Suryo, terjadi hubungan positif antara perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) di berbagai perguruan tinggi se-Indonesia. Hal itu terjadi pada kemajuan sektor ril seperti perdagangan, industri, dan meningkatnya lapangan kerja.

"Idealnya, karya mahasiswa itu dipatenkan. Namun, mengurus hak paten itu butuh waktu lama. Ada karya yang telah dipatenkan dan digunakan oleh kalangan industri, tapi saya tidak tahu persis jumlahnya," terangnya.

Suryo juga menghitung terjadinya peningkatan kuantitas karya ilmiah yang diperlombakan selama sepekan di Unhas. Menurutnya, kualitas karya-karya ilmiah tersebut dalam beberapa bidang iptek sangat menunjang bagi dunia usaha.


"Contohnya, alat pengukur pakaian yang diciptakan para mahasiswa asal sebuah sekolah komputer di Surabaya. Karya itu turut dipamerkan di Pimnas Unhas 2011,” ujar Suryo.

Pimnas XXIV di Unhas telah berlangsung sejak 18 Juli lalu dan akan berakhir pada 22 Juli 2011 dengan mengusung tema kemaritiman. Kompetisi ini diikuti 457 tim dari 91 perguruan tinggi seluruh Indonesia. Sebagian karya mahasiswa yang mengikuti lomba turut diikutsertakan dalam pameran yang digelar di arena dalam areal Kampus Unhas Tamalanrea Jalan Perintis Kemerdekaan, km 10 Makassar.
(rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Ketua DPRD Konsultasi ke MA soal Nasib Ahok