Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemprov DKI Jakarta Bangun 8 Rumah Pemotongan Unggas

Dwi Afrilianti , Jurnalis-Jum'at, 05 Agustus 2011 |16:55 WIB
Pemprov DKI Jakarta Bangun 8 Rumah Pemotongan Unggas
Ayam. Foto: Heru/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah lokasi Rumah Potong Unggas, dari sebelumnya 5 lokasi menjadi 13 lokasi di lima wilayah kota di Provinsi DKI Jakarta. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi daging ayam di DKI Jakarta yang mencapai 600 ribu ekor per hari.
 
Seluruh rumah potong tersebut rencananaya akan dibangun di Pintu Air, Kramat Jati, dan Cipayung/Ciracas, Lampiri Cakung, Pulogadung, Cakung, dan Rawa Kepiting (Jakarta Timur); Petukangan Utara (Jakarta Selatan); Cilincing, Tanjung Priok (Jakarta Utara); Kalideres, Pasar Cengkareng (Jakarta Barat); dan Pasar Senen (Jakarta Pusat).
 
Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian Ipih Ruyani mengatakan kebijakan ini ditempuh seiring dengan perubahan pola konsumsi daging oleh penduduk Jakarta. Jika sebelumnya pemasok dari berbagai daerah mengirim daging dalam bentuk karkas dan beku, saat ini mereka mengirimkan unggas hidup.
 
“Sehingga lebih aman, sehat, utuh dan halal,” ujarnya usai rapat Paparan Relokasi Tempat Penampungan dan Pemotongan Ayam dalam rangka pelaksanaan Perda No.4 Tahun 2007 di Balaikota DKI, Jakarta, Jumat (5/8/2011).
 
Dia menjelaskan, penambahan 8 lokasi baru tersebut merupakan usulan dari para pedagang dan masyarakat.
 
“Jadi dari 13 lokasi RPU resmi, hanya tiga RPU yang dimiliki DKI Jakarta yaitu RPU Rawakepiting, RPU Petukangan dan Kalideres,” ujarnya.
 
Saat ini, jelasnya, sudah ada beberapa fasilitas rumah potong yang selesai dibangun, antara lain di Pulogadung, Cakung, Rawa Kepiting, namun ada pula yang sedang dalam pengerjaan seperti di Petukangan Utara.
 
Ipih memaparkan, terdapat sekira 210 lokasi penampungan ayam dan 2.000 tempat pemotongan ayam yang tersebar di seluruh wilayah Ibu Kota. Upaya relokasi ke-13 rumah pemotongan  resmi ini ditujukan untuk menjamin kualitas ayam potong, ketimbang yang dihasilkan oleh rumah potong liar. Dengan begitu, masyarakat pun bisa memperoleh daging berkualitas baik.

(Insaf Albert Tarigan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement