Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

OPM Pimpinan Danny Kogoya Akui Penyerangan di Abepura

Jack Wally , Jurnalis-Sabtu, 13 Agustus 2011 |20:27 WIB
OPM Pimpinan Danny Kogoya Akui Penyerangan di Abepura
Ilustrasi penembakan (Foto: Ist)
A
A
A

PAPUA- Penembakan dan penyerangan warga di Nafri Abepura, Papua, sediki demi sedikit mulai terungkap. Penyerangan yang menewaskan empat orang tersebut diklaim atas perbuatan kelompok TPM-OPM pimpinan Denny Kogoya.

Ini diakui Danny dalam yang diterima wartawan, Sabtu (13/8/2011). Dia mengaku bertanggung jawab atas penyerangan di Nafri, Abepura, Papua yang terjadi selama ini.

Atas pengakuan tersebut, polisi dibantu TNI langsung melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut.

Dalam pengejaran tim sebanyak  300 pasukan itu berhasil menemukan markas Danny. Namun komplotam tpm-opm berhasil melarikan diri, sehingga tim hanya menemukan sejumlah dokumen organisasi Papua Merdeka dan bendera bintang kejora.

Semua barang bukit dokumen kemudian diamankan di Mako Brimod Polda Papua, dan diserahkan ke Polresta untuk penyelidikan lebih lanjut.

Sebelumnya, penembakan di Kampung Nafri terjadi pada Senin 1 Agustus dini hari pukul 03.15 WIT saat warga hendak melakukan perjalanan dari Kampung Arso menuju Distrik Abepura.

Tepat di tanjakan Nafri, salah satu angkutan umum berhenti guna mengangkut penumpang tiba-tiba dari arah belakang sekelompok orang melakukan penyerangan disertai suara tembakan. Tujuh orang dilaporkan meninggal dunia, tiga lainnya mengalami luka senjata tajam.

Satu jam kemudian, aparat dari Polresta Jayapura tiba ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi korban.

Dari hasil olah TKP, didapati dua korban dalam keadaan tewas di dalam mobil Toyota Hilux DS 5851 AD, satu jenazah berada di dalam angkutan dengan nomor polisi DS 7117 A.

Selain itu ditemukan pula sebuah Bendera Bintang Kejora yang ditancapkan di pinggir jalan di sekitar TKP. Sebelumnya, aksi serupa juga terjadi pada November 2010 lalu. Satu warga sipil tewas akibat insiden tersebut.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement