Ada Upacara, Hindari Simpang Lima Semarang

|

Ilustrasi penutupan jalan (Foto: Ist)

Ada Upacara, Hindari Simpang Lima Semarang

SEMARANG - Kemacetan dadakan tiba-tiba saja melanda Kota Semarang, khususnya di simpul-simpul jalan menuju ke arah Lapangan Pancasila atau yang lebih dikenal dengan Simpang Lima.

Pasalnya upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 66 dilaksanakan di lokasi ini. Saat ini pihak Satlantas Polda dan Polrestabes masih melakukan penutupan jalan yang mengarah ke Simpang Lima.

Penutupan dilakukan di Jalan Gajah Mada, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pandanaran dan Jalan Pahlawan. Warga Kota Semarang terpaksa harus menggunakan jalur-jalur alternatif atau jalan kampung untuk mencapai tujuan mereka.

Wakasatlantas Polrestabes Semarang, Kompol Murjenah, mengatakan penutupan jalan tersebut sesuai perintah pimpinan. Sehingga lokasi atau daerah di sekitar Simpang Lima, ditutup dan hanya dapat dimasuki peserta upacara.

"Ring satu itu harus steril dari kendaraan dan hanya dapat dimasuki pejabat VIP, ring dua diperuntukan bagi pejabat eselon dua ke bawah, dan ring tiga adalah areal yang dapat dimasuki kendaraan peserta upacara," jelas Murjenah.

Upacara baru saja usai beberapa menit lalu. Walau tamu undangan sudah berangsur pulang, namun keamanan ketat masih diberlakukan petugas. Sterilisasi masih dilakukan di sekitar lokasi upacara itu.

Upacara yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jateng Bibit Waluyo itu, berlangsung sekitar satu jam lebih. Upacara dimulai sekira pukul 09.00 WIB, dengan peserta nyaris seribu orang.

Pantauan sementara, dari sekian banyak peserta upacara hanya di barisan siswa SMP saja yang mengalami kelelahan sehingga harus meninggalkan barisan.

Mereka hanya duduk saja di bagian belakang barisan karena tidak mampu lagi mengikuti upacara. Memang udara Kota Semarang saat ini tidak bersahabat. Panas matahari begitu menyengat sehingga membuat para siswa yang kebanyakan adalah siswa putri harus menyerah dan meninggalkan barisan.

(kem)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Replika Helm "The Doctor" dari AGV Mulai Rp2,05 Juta