tragedi sukhoi

Ratna, Korban Malpraktik Kondisinya Sudah Membaik

Catur Nugroho Saputra - Okezone
Kamis, 18 Agustus 2011 03:06 wib
Ratna dirawat di RS UKI
Ratna dirawat di RS UKI

JAKARTA - Penderita Sindrom Steven Johnson atau alergi obat tingkat tinggi, Ratnaningsih (22), yang meyebabkan sekujur tubuhnya melepuh, kondisinya kian membaik.

Tim dokter Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia (UKI), Cawang memperkirakan Ratna masih memerlukan perawatan sehingga belum diperbolehkan pulang.

"Ratna sudah bisa berbicara dan makan sejak sepekan lalu, sebelumnya ia tidak dapat berbicara dan makan karena bibirnya ikut melepuh," ungkap dr Brian Achilles Kusler, dokter penyakit umum yang merawat Ratna saat ditemui wartawan, Rabu (17/8/2011).

Brian mengatakan setelah tiga pekan menjalani perawatan di RS UKI, kondisi Ratna mengalami kemajuan. Lepuhan-lepuhan yang terdapat di sekujur tubuhnya sudah mengelupas. "Namun rasa nyeri masih terasa, apalagi saat akan buang air kecil,"ujarnya.

Menurut Brian sudah sejak dua pekan lalu, Ratna diberikan obat steroid untuk mengurangi rasa nyeri. "Obatnya berfungsi untuk mengurangi rasa nyeri akibat tubukan antibodi dan antigen di dalam tubuhnya,"paparnya.

Sima, ibu dari Ratna yang setia menunggunya menjelaskan, kemajuan ini membuatnya senang. Walaupun ia sudah bisa bicara dan makan, namun masih mengeluh pada saat buang air kecil.

"Bicaranya masih patah-patah, belum terdengar jelas. Kemungkinan bibir dan lidahnya masih sakit,"terangnya.
(ful)

  • ****** » 0 Tanggapan
    jika ada satu berita diikuti dengan suatu kejadian buruk maka bisa dibilang wartawan penulis berita tsb yang bertanggung jawab. seperti itulah kira-kira
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Sacy » 0 Tanggapan
    Dokter2 disini sangat sedikit yg perduli terhadap riwayat kesehatan pasiennya. Berapa banyak dokter yg bertanya kpd pasiennya apakah kita alergi/tidak cocok thd obat/makanan tertentu pada saat sidokter akan memberikan obat? 1 : 1 juta bung!. Dan jika ternyata, karena tidak brtanya, salah satu obat yg diberikan merupakan sumber alergi, bisa di anggap malpraktek lho!. Sebab itulah, di indonesia ini, pasienlah yg harus aktif. Pasien yg mesti memberitahukan riwayat kesehatannya!.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • haahii » 0 Tanggapan
    Yg begini kok MALPRAKTEK!! semboyan wantawan "bed news is good news" Merdeka!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • lebay » 0 Tanggapan
    ini kok seperti berita sampah sich, bagian mana yang malpraktek??? jelas itu penyakit "pak direksi"
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.