tragedi sukhoi

Demo, Warga Bali Terbangkan Puluhan Layang-Layang

Rohmat - Okezone
Jum'at, 19 Agustus 2011 17:45 wib
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

DENPASAR - Ratusan layang-layang sekira satu jam lamanya menghiasai langit kota Denpasar, Bali. Aksi ini sengaja dilakukan warga Pulau Dewata yang menolak rencana pembangunan mega proyek Bali International Park (BIP) yang akan dipakai sebagai sarana KTT APEC pada 2013 mendatang.

Para aktivis lingkungan dari berbagai elemen seperti Walhi Bali dan Front Demokrasi Perjuangan Rakyat Bali, memilih beraksi dengan menaikkan layangan di Lapangan Puputan Margana Renon Denpasar atau depan Kantor Gubernur Bali, Jumat (19/8/2011).

Selain menerbangkan layang-layang, demonstran juga berorasi yang intinya menolak pembangunan sarana KTT APEC ke-21 pada 2013 mendatang. Mereka meminta pembangunan proyek yang berlokasi di Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung Bali itu dihentikan.

Puas berorasi, mereka menaikkan satu buah layangan berukuran besar dan 50 buah ukuran kecil sehingga mengudang perhatian warga yang melintas. Saat aksi berlangsung mereka sempat ditegur secara keras petugas dari UPT Museum Bajrasandhi.

Seorang petugas lewat pengeras suara memperingatkan pendemo agar tidak menaikkan layang-layang karena di kawasan utama tersebut terlarang untuk bermain layang-layang.

A. Haris selaku korlap aksi mengatakan, pembangunan sarana KTT APEC melanggar hak guna bangunan (HGB). “Setelah kami telusuri, tanah tersebut merupakan tanah negara dan berstatus HGB," ujarnya.

Sementara Ketua Dewan Daerah Walhi Bali Wayan Gendo Suardana mengatakan, pembangunan BIP penuh kontroversial dan sarat motif kepentingan ekonomi. “Bali kembali dikorbankan tanahnya, lingkungannya, hanya demi memuaskan pemerintah pusat meski beberapa aturan hukum ditabrak guna memuluskan megaproyek BIP,” sesalnya.
(ful)