JAKARTA - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) menetapkan harga penawaran umum terbatas (PUT) V melalui penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias rights issue di level Rp4.300 per saham. Sebelumnya perseroan mematok kisaran harga rights issue ini di Rp4.100-Rp4.800 per saham.
Dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (22/8/2011), Bank Danamon bakal melepas sebanyak 12,6 persen atau 1,21 miliar lembar saham seri B atas nama. Dengan demikian, nilai rights issue itu akan mencapai Rp4,997 triliun. Tiap pemegang seribu saham BDMN, akan mendapatkan 144 HMETD. Di mana satu HMETD berhak atas satu saham BDMN tersebut.
Pemegang saham utama BDMN, Asia Financial (Indonesia) Pte Ltd telah menyatakan akan menyerap semua HMTED yang melekat di saham yang dimilikinya. Bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer) untuk rights issue ini adalah Citigroup Global Markets Singapore Pte Ltd dan Deutche bank AG, Hongkong Branch.
Dana rights issue ini akan dipergunakan perseroan untuk ekspansi kredit pada sektor UMKM dan sektor otomotif. Setelah rights issue ini, rasio kecukupan modal (CAR) BDMN ini akan menjadi 16,98 persen dari sebelumnya 12,05 persen (stand alone) dan untuk konsolidasi menjadi 19,16 persen dari sebelumnya 14,75 persen.
Tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak atas HMETD pada 12 September, pencatatan HMETD di bursa pada 14 September, dan periode perdagangan HMETD pada 14-21 September.
(wdi)