Yuk Siapkan Aplikasi Beasiswa!

|

foto: Corbis

Yuk Siapkan Aplikasi Beasiswa!

JAKARTA - Ketika sudah menentukan motivasi kamu untuk melanjutkan studi melalui beasiswa dan mencari informasi mengenai hal tersebut, menandakan kamu niat banget untuk mewujudkan hal tersebut menjadi kenyataan.

Jangan kuatir, hal tersebut merupakan hal baik kok. Direktur Eco Indonesia yang juga peraih beasiswa S-2, Iben Yuzenho, mengatakan tidak jarang juga loh ada orang yang cuma berniat dan bermimpi mendapatkan beasiswa tanpa berusaha lebih.

"Berhasil atau tidaknya kita dalam meraih beasiswa, ditentukan oleh kita sendiri. Kalau kita mau mendapat beasiswa, berusahalah. Jika gagal, jangan salahkan pihak lain. Hal tersebut adalah kesalahan kita," kata Iben saat dihubungi okezone, Senin (22/8/2011).

Persiapan untuk meraih beasiswa memang cukup panjang, apa lagi dalam hal menyiapkan aplikasi beasiswa. Ada baiknya jika dipersiapkan dengan begitu matang.

Apa saja yang kamu perlukan untuk membuat aplikasi beasiswa? berikut tips dari Iben:

1. Formulir Aplikasi

Formulir ini bisa kamu dapatkan di website, lembaga penyalur beasiswa, kampus, atau kedutaan besar. Isi formulir dengan jelas, baik dan jujur.

2. TOEFL (600-650)/ IELTF (6-7.5)

Sebaiknya kamu sudah mengikuti test bahasa asing. Minimal Bahasa Inggris, "Namun kamu juga harus tahu negara mana tempat kamu kuliah, jangan sampai kamu tes TOEFL sementara negara tempat kamu dapat beasiswa adalah Jepang," Iben mengingatkan.

3. GRE/ GMAT/ SAT (Verbal, Qualitative, Writing)

Tes ini adalah standar untuk masuk ke perguruan tinggi di luar negeri. GMAT biasanya di khususkan untuk yang ingin mengambil mamnajemen bisnis, sedangakan SAT dan lainnya adalah tes kecakapan biasa. Tes tersebut meliputi tes tertulis, verbal, dan qualitiatif.

4. Ijazah

Penting banget, siapkan ijazah dari jenjang pendididkanmu sebelumnya. Jika perlu, alih bahasakan ijazah dan transkrip nilaimu.

5. Surat Referensi dan Surat Motivasi

Mintalah guru, dosen, atau atasanmu untuk membuat surat referensi (rekomenadasi) untukmu, jika mereka kurang paham seperti apa formatnya carikan contohnya di internet. Kemudian, tulis surat motivasi yang dibuat oleh kamu, surat ini berisi mengenai mengapa kamu memilih kampus dan jurusan yang diinginkan dan mengapa kamu berhak untuk mendapatkan beasiswa.

6.Rencana Penelian (Khusus untuk PhD)

Buatlah rencana penelitian dengan format semacam proposal. Biasanya, rencana penelitian dibutuhkan ketika kamu melamar beasiswa untuk doktoral (PhD).

7. Dokumen lainnya

Tentatif, sesuai dengan persyaratan beasiswa atau kebijakan perusahaan atau kedutaan besar yang akan memberikan kamu beasiswa.

Dalam menulis aplikasi, Iben menyarankan agar kamu membuatnya dengan sepenuh hati. Tuangkan perasaan dan keinginanmu melalui aplikasimu. "Tetapi bukan berarti aplikasimu bernada emosional, atau "maksa" biar orang yang membaca tersentuh. Yang penting rapi, bersih, spesifik, dan kaya," sarannya.

Satu lagi, perhatikan tenggat waktunya. Ini menjadi yang paling utama dalam mendaftar akan menguntungkanmu. Selamat mencoba!

(rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Salah Kasih Soal Ketua Panitia Ujian Mundur