JAKARTA - Penumpang fanatik, begitulah Kepala Terminal Lebak Bulus, Ferdinan Karel Wowor, menyebut pemudik jarak tempuh jauh yang rela menginap di terminal saat menunggu kedatangan bus.
"Iya itu memang ada, jadi itu namanya penumpang fanatik. Bus Sinarjaya biasanya punya penumpang fanatik. Kalau enggak ada (Sinarjaya) dia enggak mau naik bus yang lain. Malah bisa berhari-hari di terminal," ungkap Wowor saat berbincang dengan okezone di Terminal Lebak Bulus, Kamis (25/8/2011).
Penumpang bus lain juga punya penumpang fanatik, khususnya bus dengan jarak tempuh dekat bahkan sedang. "Terus juga ada penumpang fanatik jarak dekat. Itu biasanya bus Luragung dan Sahabat, jurusan Bogor. Armada busnya dikit, makanya banyak penumpukkan penumpang. Mereka enggak mau naik yang lain, alasannya mereka enggak percaya sama bus lain," cerita Wowor.
Kendati banyak penumpang yang rela menginap, pihak terminal tidak menyediakan tempat khusus untuk bermalam. Penumpang dibiarkan berserakan di ruang tunggu dan peron terminal. "Tidak ada penginapan di sini. Pihak terminal hanya mengamankan supaya para penumpang tidak berebutan, itu saja," terangnya.
Hingga H-6, yaitu Rabu 24 Agustus, lonjakan penumpang sudah terjadi dan diperkirakan mencapai 76,81 persen atau naik sebanyak 3.773 penumpang. Pada hari sebelumnya, H-7 penumpang yang mudik tercatat 4.912 orang dan pada H-6 meningkat menjadi 8.685 penumpang.
Berdasarkan tujuan, pada H-7 penumpang dengan tujuan Jawa Barat sebanyak 1.928 orang, Jawa Tengah 2.426 orang, Jawa Timur 526 orang, Bali 4 orang, dan Sumatera 32 orang. Sementara pada H-6 Lebaran, untuk penumpang tujuan Jawa Barat meningkat menjadi 3717 orang, Jawa Tengah meningkat menjadi 4184 orang, Jawa Timur 679 orang, Bali 40 orang, dan Sumatera 65 orang.
(Dadan Muhammad Ramdan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.