Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

2 Pemudik Motor Tewas di Tanjakan Nagreg

Iman Herdiana , Jurnalis-Minggu, 28 Agustus 2011 |15:09 WIB
2 Pemudik Motor Tewas di Tanjakan Nagreg
Tanjakan Nagreg (Foto: okezone)
A
A
A

BANDUNG- Dua kecelakaan maut terjadi di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Dua pemudik yang mengendarai sepeda motor tewas.
 
Kapolres Bandung AKBP Sony Sonjaya mengatakan, kecelakaan lalu lintas pertama terjadi pada Sabtu petang sekira pukul 18.20 WIB di tanjakan Nagreg. Lokasinya berdekatan dengan Pos Analisis Penghitungan Kendaraan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung.

Lakalantas terjadi antara bus Prima Jasa jurusan Garut-Bekasi yang diduga mengalami rem blong. Situasi tanjakan Nagreg tengah dipadati oleh pemudik. Bus langsung menyeruduk tiga sepeda motor.

Akibatnya seorang pengemudi meninggal dunia di lokasi. Korban bernama Warya warga Cimahi, sementara istrinya yang dibonceng mengalami luka berat.

“Kondisi istri Warya kritis. Dua orang pengemudi motor lainnya luka ringan. Mereka masih dirawat,” ungkap Sonny kepada okezone, Minggu (28/8/2011).

Menurut Sony, saat kejadian polisi dan dinas perhubungan segera menepikan bus tersebut. “Kini pengemudi bus sudah diamankan, tidak sampai terjadi kemacetan,” ungkapnya.

Kecelakaan kedua terjadi pukul 19.30 WIB. Lokasi kejadian juga di tanjakan Nagreg. Kali ini mikrobus bernopol R 1059 HB yang dikemudikan Misfahrudin (36) warga Kroya, Cilacap, Jawa Tengah, menabrak sepeda motor bernopol F 5776 BC.

Akibatnya, pengemudi sepeda motor Nono Darsono (48) warga Pasir Jaya, Bogor, tewas. Peristiwa tersebut, lanjutnya, tidak sampai kemacetan karena langsung ditangani Unit Laka Lantas Polres Bandung.

(Dian AF)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement