BONE - Ribuan orang menyerbu lokasi wisata Tanjung Pallette, Bone, Sulawesi Selatan, untuk mengisi libur Lebaran. Padatnya pengunjung lokasi wisata, mengakibatkan sejumlah anak lepas dari pengawasan orangtuanya.
Diperkirakan para orangtua ini terlalu asyik menikmati lokasi wisata yang letaknya hanya 12 kilometer dari pusat Kota Bone. Lokasi wisata ini memang memiliki suasana alam yang asri.
Terpantau para petugas lokasi wisata, sejumlah anak ditemukan menangis mencari orangtuanya, di lokasi waterboom.
Para petugas kemudian membawa sejumlah anak ke Pusat Informasi untuk memudahkan orangtua mencari anak-anaknya. Hingga siang ini, Jumat (2/9/2011), setidaknya tujuh orang anak telah diselamatkan petugas.
Salah seorang anak, Aan, mengaku mencari orangtuanya yang bernama Ika dan Basri, warga dari Kabupaten Selayar. Aan mengaku ditinggal orangtuanya saat asyik berenang di Waterboom.
Salah seorang orangtuanya yang kembali menemukan anaknya di Pusat Informasi berulangkali meminta maaf atas keteledorannya.
Pihak pengelola lokasi wisata Tanjung Pallette, Andi Sakkir, menyesalkan kelalaian para orangtua mengawasi buah hatinya. Dia berharap para pengunjung tetap melakukan pengawasan dan memperhatikan anak-anak mereka untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Hari ketiga Lebaran, lokasi wisata Tanjung Pallette memang menjadi tujuan utama masyarakat Bone. Selain karena jarak yang dekat dengan pusat kota, Tanjung Pallette memiliki suasana alam yang sangat asri.
Tidak hanya dari masyarakat Bone, pengunjung juga datang dari sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, seperti Makassar, Selayar, Pinrang, Soppeng, Wajo. Bahkan ada juga yang berasal dari luar Sulawesi.
Salah seorang pengujung asal Kabupaten Wajo, Haji Unga, mengaku datang ke Tanjung Pallette bersama rombongan sebanyak tiga mobil.
Ribuan pengunjung ini membuat antrean panjang dan kemacetan hingga sekira 2 Km di pintu masuk lokasi wisata yang berada di pesisir Teluk Bone ini. Selain itu, warga juga terlihat antre dan berdesak-desakan untuk mendapatkan tiket masuk berharga Rp20 ribu per orang itu.
Hingga siang tadi, menurut Andi Sakkir, sudah sekira 3.000 orang memasuki kawasan wisata. Pihaknya sendiri sedari awal telah menyiapkan jumlah tiket yang cukup banyak untuk mengakomodir para wisatawan lokal yang ingin menikmati suasana Tanjung Pallette.
(Hariyanto Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.