Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Usai Lebaran, Sampah di Balikpapan Capai 661 Ton

Amir Sarifudin , Jurnalis-Senin, 05 September 2011 |21:27 WIB
Usai Lebaran, Sampah di Balikpapan Capai 661 Ton
Ilustrasi truk sampah (Foto: Ist)
A
A
A

BALIKPAPAN- Puncak tonase sampah rumah tangga pada Lebaran di Balikpapan terjadi H-1. Jumlah sampah mencapai 661 ton yang terjadi selama 30 jam dari Senin pagi hingga Selasa malam (29-30 Agustus).

Untuk mengangkut sampah itu, tiap kendaraan truk sampah Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) bekerja selama 30 jam dan mengangkut sampah hingga 4 kali.

“Tahun ini sekira 661 ton, puncaknya memang sudah kita perkirakan. Makanya kita turunkan semua petugas dengan 4 kali riit. Tahun lalu sekira 700 ton sampah selama 30 jam,” ungkap Kepala DKPP Tatang Sudirja (5/9/2011).

Tatang menjelaskan, peningkatan sampah pada Senin pagi hingga Selasa malam selain sampah rumah tangga biasa , juga ditambah dengan sampah lainya seperti perabotan bekas.

“Banyak juga kursi dan lemari bekas kita temukan. Mungkin banyak rumah tangga di Balikpapan ganti perabotan rumah tangga yang baru, jadi memang peningkatan ini berasal bukan hanya dari sampah rumah tangga biasa atau rutin,” terangnya.

DKPP, lanjut Tatang, mencatat sejak Lebaran pada 31 Agustus  hingga Jumat kemarin jumlah tonase sampah dan penangkutan kembali normal. “Lebaran Rabu itu justru menurun sekira 185-200 ton per hari,” katanya.

Kemungkinan pada hari Senin ini jumlah sampah akan kembali pada kisaran normal yakni  200 ton per hari. “Kalau normal sekira 200 ton per hari. Kita lihat Senin ini aktivitas masyarakat akan berjalan normal seperti biasa,” ujarnya.

Selama Lebaran, lanjut Tatang, jumlah petugas kebersihan tetap bertugas seperti biasa sebanyak 350 orang dan dibantu 68 unit kendaraan truk sampah serta mobil satgas kebersihan.

“Alhamdulilah semua bisa dilaksanakan berkat tanggung jawab yang mereka jalanakan meksi Lebaran. Mereka yang tugas dapat lembur, saya ucapkan terima kasih banyak atas tanggung jawabnya. Kalau kendaraan pengangkut sampah, mudah-mudah tahun ini bisa ditambah karena banyak yang sudah usia di atas 10 tahun,” terangnya.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement