JAKARTA- Kapolri Jendral (Pol) Timur Pradopo berjanji akan lebih memperketat penjagaan di pintu masuk menuju stadion Utama Gelora Bung Karno menjelang pertandingan antara Tim Nasional Indonesia melawan Qatar pada hari Minggu, 11 September 2011.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah masuknya benda-benda yang memang dilarang dibawa masuk ke Stadion Gelora Bung Karno.
"Insya Allah ke depan akan lebih teliti lagi, pengamanan pasti optimal," kata Timur, di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (8/9/2011).
Lebih lanjut, mantan Kapolda Metro Jaya ini meminta masyarakat bersabar atas pengusutan kasus petasan yang membuat terhentinya pertandingan Indonesia melawan Bahrain Selasa 6 September 2011. Pasalnya pihak Polda Metro Jaya tengah melakukan proses penyelidikan. "Tunggu saja," sambungnya.
Dikatakannya, pengamanan di stadion bukan hanya dilakukan oleh petugas kepolisian, tapi masyarakat juga bagian dari pengamanan.
"Bukan hanya komunikasi, kita juga punya program kemitraan, Kapolres-Kapolres sudah punya program kemitraan menjadi suporter yang baik, menjadi penonton yang baik. Memberikan dukungan pada pertandingan harusnya yang baik sehingga tim kita akan lebih semangat," ujarnya.
Timur juga mengakui, ada kelalaian pihak kepolisian terkait lolosnya petasan ke dalam Stadion Gelora Bung Karno. "Jadi tentunya itu bagian dari kurang ketelitian petugas ya, kan selama ini juga ada seperti itu, sekarang telah dilakukan penyidikan dan penyelidikan oleh Kapolda Metro," tandas Timur.(ugo)
(M Budi Santosa)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.