SUMBA TIMUR - Kesulitan mendapat air bersih dirasakan warga di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak beberapa bulan.
Warga di Desa Pambotanjara, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, bahkan sudah delapan bulan kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Ratusan warga desa harus berjalan membawa jerigen plastik menempuh jarak hingga 15 kilometer menuju ke sumber air yakni di Kali Kelaka yang terletak di Desa Makamenggit, Kecamatan Nggaha Ori Angu.
Kali kecil itu menjadi satu-satunya sumber air bersih terdekat untuk warga Desa Pembotanjara untuk mandi, mencuci, dan untuk dikonsumsi.
Karena jaraknya yang jauh, dalam sepekan warga hanya sekali mandi dan mencuci. Sepulangnya dari sumber air, mereka membawa sejumlah jerigen plastik berisi air untuk cadangan guna kebutuhan masak dan minum.
Sesekali warga harus memohon kemurahan hati kepada pengemudi yang melintas di rute yang mereka lalui. Jika tidak mendapat tumpangan kendaraan, tak sedikit warga yang terpaksa membuang air dalam jerigen. Karena berat beban, ada warga yang harus menginap di rumah kerabat yang tinggal di sekitar sumber air.
Rina Tola, warga Desa Pambotanjara, Kamis (8/9/2011) mengatakan kondisi ini terjadi setiap tahun. Menurutnya, aneka janji para pejabat pemerintah setempat, tidak kunjung terealisasi.
Diakuinya, butuh dana besar untuk proyek pemasangan pipa dari sumber air terdekat menuju Desa Pambotanjara, namun dia dan warga lainnya menutut langkah konkret dari pemerintah setempat sehingga permasalahan air bersih bisa teratasi.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.