MAKASSAR- Jusuf Kalla memiliki definisi sendiri soal demokrasi yakni mencari keputusan dan persamaan.
Mantan wakil presiden yang kini menjabat sebagai ketua umum Palang Merah Indonesia (PMI) mengungkapkan hal tersebut saat memberikan orasi ilmiah penganugerahan gelar kehormatan Doktor Honoris Causa Bidang Ekonomi Politik di Baruga A.P Pettarani Tamalanrea, Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (10/9/2011).
Lebih lanjut JK menguraikan untuk menghasilkan pemerintahan yang kuat diperlukan penyederhaan. Namun proses tersebut harus dilakukan dengan cara demokratis. Demokratis di sini, jelas JK, bukan mengedepankan perbedaan, tapi mencari pesamaan.
”Demokrasi adalah cara mencari persamaan dan cara mencari keputusan. Bukannya mencari perbedaan sehingga melupakan tujuan utama kita berbangsa. Masyarakat yang adil dan makmur,” terang JK.
Dia memandang, kemajuan sebuah bangsa terletak pada semangat rakyatnya untuk maju. Parameter kemajuan bukan melulu dilihat dari kuatnya sebuah negara semata.
”Negara itu maju kalau semangatnya besar untuk maju. Tapi negara juga harus kuat. Nah, negara itu kuat kalau pemerintahnya kuat, tegas, tanggap, dan cepat,” tuturnya di depan ribuan peserta Dies Natalis Unhas ke-55.
Dia mengimbuhkan, di tengah arus perubahan global, Indonesia butuh pemimpin yang tegas, visioner, dan berani mengambil risiko.
”Kita harus percaya pada kemampuan diri sendiri. Kita punya banyak sumber energi. Sayangnya, selama ini lebih banyak diekspor, padahal kebutuhan dalam negeri belum terpenuhi,“ pungkas pria jebolan Fakultas Ekonomi Unhas angkatan 60 ini.
JK membawakan orasi ilmiah bertajuk Kebijakan Ekonomi Politik Sebagai Tantangan Utama Pembangunan Ekonomi Indonesia Masa Depan. Awalnya, JK menyampaikan orasi dengan membacakan makalah di podium. Namun di pertengahan, dia lebih banyak mengurai pemikiran-pemikiran secara spontan.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.